sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

RSUP Persahabatan hanya mampu tangani 15% pasien yang dirujuk

RSUP Persahabatan minta semua rumah sakit agar merujuk kasus kepada rumah sakit rujukan sebaiknya dipilah adalah kasus yang sedang dan berat

Achmad Al Fiqri Akbar Ridwan
Achmad Al Fiqri | Akbar Ridwan Rabu, 08 Apr 2020 10:45 WIB
RSUP Persahabatan hanya mampu tangani 15% pasien yang dirujuk
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Direktur Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Rita Rogayah menyebut, dapat menerima pasien rujukan coronavirus disease 2019 atau Covid-19 sekitar 60 orang hingga 80 orang setiap harinya. Namun, tidak semua pasien dapat tertangani dengan baik.

"Dari kasus rujukan tersebut, yang kami dapat tangani adalah 12% hingga 15%," kata Rita saat konferensi pers bertajuk "Triase Pasien Suspek  Covid-19," di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (8/4).

Penerimaan pelayanan itu, didasarkan atas pembagian klasifikasi pasien dengan indikator gejala Covid-19. Dari rata-rata pasien yang datang ke RSPU Persahabatan, kasus gejala ringan mendapat presentase sebesar 30% hingga 40%, gejala sedang 30% hingga 60%, dan gejala berat 10% hingga 15%.

"Kami imbau kepada semua rumah sakit agar merujuk kasus kepada rumah sakit rujukan sebaiknya dipilah adalah kasus yang sedang dan berat," tutur dia.

Pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan dapat melakukan karantina rumah. Hanya saja, jika pasien gejala berat harus segara ditangani di rumah sakit rujukan.

"Jadi sebaiknya, rumah sakit rujukan itu menangani kasus yang klasifikasi sedang dan berat," tuturnya.

RSD Wisma Atlet rawat 527 pasien

Sementara itu, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran Jakarta Utara, merawat 527 pasien hingga Rabu (8/4) pukul 08.00 WIB. Dari sejumlah tersebut terdiri dari 336 adalah laki-laki dan 191 pasien perempuan.

Sponsored

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono, mengatakan, tidak semua pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet positif Covid-19. Sebab, berdasarkan data yang diterimanya yang dinyatakan SARS-CoV-2 ada 318 orang.

"Pasien rawat inap 527 orang (336 pria dan 191 wanita). Keterangan positif Covid-19 318 orang," kata Yudo kepada wartawan, Jakarta, Rabu (8/4).

Sisanya merupakan pasien dalam pengawasan atau PDP yang totalnya ada 150 orang. Sementara itu terdapat 59 pasien yang berstatus orang dalam pemantauan atau ODP

Merujuk dari data hari ini, pasien rawat inap mengalami kenaikan 12 orang. Sebab, Selasa (7/4) pukul 08.00 WIB, ada 515 orang. Bertambahnya pasien juga terjadi pada orang yang didiagnosis mengidap Covid-19 dan ODP. Sementara PDP berkurang 15 orang.

"Pasien positif Covid-19 dari 292 orang menjadi 318 orang, bertambah 26 orang. Pasien PDP dari 165 orang menjadi 150 orang, berkurang 15 orang. Pasien ODP dari 58 orang menjadi 59 orang, bertambah satu orang," ujar Yudo menjelaskan.

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Utara, merawat 515 orang pasien rawat inap hingga Selasa (7/4) pukul 08.00 WIB. Jumlah tersebut terdiri dari 321 pasien laki-laki dan 194 pasien wanita. Yudo mengatakan, tak semua pasien telah dipastikan terinfeksi Covid-19.

Di antaranya terdapat pula pasien berstatus orang dalam pemantauan atau ODP dan pasien dalam pengawasan atau PDP. "Sampai dengan Selasa 7 April 2020 pukul 08.00 WIB, pasien rawat inap 515 orang. Keterangan positif Covid-19 292 orang, PDP 165 orang, ODP 58 orang," kata Yudo.

Data per 7 April 2020, terdapat 2.738 orang yang terinfeksi SARS-CoV-2 di Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat 2.313 pasien yang dirawat, 204 dinyatakan sembuh, dan 221 meninggal dunia. 

Berita Lainnya