sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Keterbukaan informasi data Covid-19 bikin masyarakat tenang

Pemkot Depok melakukan uji coba telekomunikasi pelayanan informasi medis jarak jauh untuk penanganan Covid-19.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Rabu, 25 Mar 2020 11:40 WIB
 Keterbukaan informasi data Covid-19 bikin masyarakat tenang
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2491
Dirawat 2090
Meninggal 209
Sembuh 192

Keterbukaan informasi dan penyampaian data coronavirus atau Covid-19 secara transparan membuat masyarakat tenang. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat Sidik Mulyono menekankan, pentingnya menyampaikan data Covid-19 secara langsung agar warga lebih waspada.

"Dengan mengetahui data tersebut, warga bisa tetap waspada. Warga juga berempati, membantu keluarga untuk memenuhi kebutuhan logistik selama masa isolasi. Jadi, masyarakat tidak panik lagi dan lebih realistis dengan kondisi seperti ini," kata Sidik di Depok, Rabu (25/3).

Dia menyantakan, sekarang banyak warga yang menerima informasi tentang orang yang terkonfirmasi, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP). Baik yang berasal, dari perusahaan tempat pasien tersebut bekerja atau dari keluarganya.

Sidik mengimbau, sudah saatnya untuk menerapkan transparansi data perkembangan Covid-19. Semua itu, untuk meminimalisir kesalahan informasi yang beredar. 

"Masyarakat sudah paham dan tidak panik dengan situasi sekarang. Mereka melakukan isolasi secara mandiri maupun isolasi komplek perumahan. Seperti, yang sudah dilakukan oleh beberapa RW dan perumahan di Depok," ujarnya.

Sidik mengungkapkan, Pemkot Depok sedang melakukan uji coba telekomunikasi pelayanan informasi medis jarak jauh atau telemedis melalui Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112.

Dengan layanan ini, kata dia, bisa mengurangi beban petugas medis dan rumah sakit yang saat sudah tidak mampu lagi menampung pasien Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan diimplementasikan dan nomor 112 dapat difungsikan sebagai telemedis bila diperlukan untuk konsultasi warga. Dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sudah siap membantu mendukung layanan telemedis ini," ujarnya. (Ant)

Sponsored
Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Senin, 06 Apr 2020 06:02 WIB
Menagih janji keringanan cicilan utang

Menagih janji keringanan cicilan utang

Senin, 06 Apr 2020 05:43 WIB
Berita Lainnya