sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Satgas Covid-19 pastikan vaksin AstraZeneca aman digunakan

Tidak ada indikasi bahwa AstraZeneca memicu kasus trombosis atau pembekuan darah.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 13 Mar 2021 11:02 WIB
Satgas Covid-19 pastikan vaksin AstraZeneca aman digunakan

Pemerintah Indonesia mengatakan terus memantau perkembangan terkait isu vaksinasi menggunakan vaksin Covid-19 milik Oxford-AstraZeneca.

Hal tersebut menyusul laporan di beberapa negara Eropa yang mengaku menemukan ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berupa penggumpalan darah dari target vaksinasi akibat vaksin AstraZaneca. 

Akibatnya, sejumlah negara Eropa telah menangguhkan pemakaian vaksin tersebut. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, vaksin AstraZaneca yang sudah tiba di Indonesia aman untuk digunakan. 

Hal itu sesuai dengan pernyataan European Medicine Agency (EMA) yang disampaikan pada Kamis (11/3).

"Saat ini, tidak ada indikasi bahwa vaksinasi AstraZaneca menyebabkan pembekuan darah. Hal ini juga tidak terdaftar sebagai efek samping AstraZaneca," tutur Wiku dalam pengarahan media di Graha BNPB, Jumat (12/3).

Berdasarkan fakta, dia menuturkan bahwa lebih dari 10 juta vaksin AstraZaneca yang telah digunakan tidak menunjukkan bukti risiko emboli paru atau trombosis dalam golongan usia, jenis kelamin serta golongan lainnya di negara-negara yang menggunakannya.

Dari fakta tersebut, lanjut Wiku, jumlah kejadian sejenis trombosis atau pembekuan darah secara signifikan lebih rendah daripada penerima suntikan dibandingkan angka kejadian pada masyarakat umum.

Sponsored

Untuk saat ini, Wiku menegaskan, vaksin AstraZaneca belum disuntikkan pada target vaksinasi nasional dan akan mengikuti proses alokasi yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI, serta menunggu sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Dia menyebut otoritas kesehatan nasional pun terus memantau KIPI dari vaksin apa pun yang digunakan.

Berita Lainnya