logo alinea.id logo alinea.id

Satgas Pangan belum temukan praktik kartel bawang putih

Tingginya harga bawang putih karena adanya kendala dalam pendistribusiannya di sejumlah daerah.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 15 Mei 2019 13:49 WIB
Satgas Pangan belum temukan praktik kartel bawang putih

Satgas Pangan Bareskrim Polri belum menemukan praktik kartel yang membuat harga bawang putih melonjak di pasaran. Satgas telah melakukan investigasi ke sejumlah daerah. Diketahui, harga bawang putih beberapa hari lalu sempat menyentuh angka Rp100 ribu per kilogram.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya tak akan segan menindak tegas jika ada praktik kartel dan penimbunan dalam pendistribusian bawang putih. “Jika ada pelanggaran hukum, maka Satgas Pangan akan melakukan penegakan hukum. Polri akan menindak tegas kartel dan penimbun,” kata Dedi saat ditemui di Jakarta pada Rabu (15/5).

Harga bawang putih yang naik di pasaran akhir-akhir ini, Dedi mengungkapkan, bukan karena praktik kartel atau penimbunan. Melainkan karena ada kendala dalam pendistribusian bawang putih di sejumlah daerah. Hal itulah yang menyebabkan adanya kenaikan harga bawang putih ketika memasuki bulan Ramadan.

“Kendala pendistribusiannya terjadi di pelabuhan. Padatnya bongkar muat menjadi salah satu alasan terhambatnya pendistribusian,” ucapnya.

Salah satu wilayah yang mengalami penundaan bongkar muat ada di Gorontalo. Cuaca yang tidak bersahabat membuat bongkar muat barang di pelabuhan tertunda. Juga padatnya bongkar muat di Pelabuhan Surabaya yang mengakibatkan terhambatnya pendistribusian. Hal ini tentu belum dapat mempengaruhi penurunan harga.

Dedi mengatakan, Satgas Pangan selalu memonitori, tak hanya soal pendistribusian bawang putih. Tetapi juga memantau tok dan harga di pasaran. Dia mengimbau agar para instansi terkait berupaya memperlancar proses distribusi.

“Satgas Pangan juga mendorong stakeholder terkait untuk memperlancar ketersediaan, pendistribusian dan harga sehingga bisa stabil,” tutur Dedi.

Kenaikan harga bawang putih terjadi di sejumlah kota di Indonesia. Di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Pasar Induk Cibitung, Bekasi, dan Pasar Induk Tangerang, harga bawang putih melonjak dari Rp55.212 menjadi Rp60.976 per kilogram.

Sponsored

Satgas Pangan memprediksi harga bawang putih akan naik hingga Rp80.000 per kilogram. Padahal, harga normal di pasaran hanya Rp40.000 per kilogram. “Jika naik sampai harga Rp80.000, padahal harga normal di Rp40.000 per kilogram, maka Satgas Pangan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian akan melakukan operasi pasar,” ujar Dedi. 

Untuk mengantisipasi tingginya harga bawang putih, operasi pasar bakal digelar. Targetnya, dapat menekan harga bawang putih hingga ke posisi Rp25.000 per kilogram. Bahkan, apabila diperlukan, pemerintah akan menggelontorkan stok bawang putih demi menstabilkan harga bahan pangan.