sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sejumlah petinggi OJK dan tersangka korporasi diperiksa

Petinggi OJK diperiksa untuk tersangka Fakhri Hilmi.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 08 Jul 2020 21:27 WIB
Sejumlah petinggi OJK dan tersangka korporasi diperiksa
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 244676
Dirawat 57796
Meninggal 9553
Sembuh 177327

Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa enam pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk tersangka Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal II OJK, Fakhri Hilmi, dalam kasus tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Mereka diperiksa guna mengetahui sejauh mana tersangka Fakhri Hilmi menjalankan tugas pengawasan aktivitas jual beli reksa dana terkait Jiwasraya. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono menyebut, tujuh saksi itu adalah Indry Puspita Sari Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi Direktorat Pengelolaan Investasi OJK, Deny Rizal, Rusly Y Johannes, Agustin Widhiastuti, Bimah Yunaidi Umayah selaku Kepala Bagian Pemantauan pada DPIV OJK, dan Sujanto selaku Direktur Pengelolaan Investasi Departemen Pengawasan Pasar Modal 2 A pada OJK.

"Total ada enam orang saksi dari OJK yang kami periksa. Saksi ini diperiksa untuk tersangka FH," tuturnya, Rabu (8/7).

Selain itu, terkait peran Fakhri Hilmi, penyidik juga memeriksa Tjandraningrum selaku International Banking dan Financial Institution Group PT Bank Mandiri sebagai saksi. Namun, tidak dijelaskan apa yang akan didalami dari pihak bank BUMN itu terkait Fakhri Hilmi.

Penyidik juga memanggil saksi dari enam tersangka korporasi untuk mengetahui keterlibatan para petinggi management investasi dalam kasus Jiwasraya. Pemeriksaan dilakukan kepada PT Prospera Asset Manajemen (PAM) yang diwakili Rita Thomas CB selaku Komisaris dan Anggota Komite.

Tersangka korporasi kedua yang diperiksa adalah PT Pinnacle Persada Investama, diwakili oleh Kepala Seksi Penanaman Dana Divisi Keuangan dan Investasi PT Asuransi Jiwasraya periode 2009-2014 atas nama Mohammad Rommy.

Tersangka ketiga yang diperiksa adalah PT OSO Manajemen Investasi, diwakili oleh Deka Cahya Endra selaku Dealer atau Fungsi Perdagangan PT OSO Manajeme Investasi dan Bayu Pahreza selaku Fund Manager PT OSO Manajemen Investasi.

Sponsored

Tersangka keempat adalah PT GAP Capital, diwakili oleh Arifadhi Soesilarto selaku Direktur Pemasaran PT GAP Capital periode 2012-2016.

Berikutnya, kelima, tersangka PT Maybank Asset Manajemen, diwakili oleh President Director PT Maybank Asset Manajement Denny Rizal Thaher.

Terakhir adalah tersangka PT MNC Asset Management, diwakili oleh Komisaris Utama PT MNC Asset Manajement Stein Maria Schouten dan beberapa pengurus korporasi.

Berita Lainnya