sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Selama pelarangan mudik, hanya 14 juta kendaraan melintas

Pada hari biasanya volume kendaraan mencapai 80 juta, sedangkan pelarangan mudik menurunkan kendaraan hingga 14 juta per hari.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 13 Mei 2021 09:02 WIB
Selama pelarangan mudik, hanya 14 juta kendaraan melintas

Volume kendaraan yang melewati tol menuju luar wilayah Jakarta menurun drastis sejak diberlakukannya pelarangan mudik mulai dari 6 Mei 2021 lalu. Hal itu, dipastikan saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan tinjauan arus mudikl lebaran 2021 di pos penyekatan KM 31 Tol Jakarta-Cikampek. 

Sigit membeberkan, pelarangan mudik tahun ini sangat efektif menekan volume kendaraan keluar Jakarta. Pada hari biasa, Sigit menyebut, volume kendaraan yang menuju luar wilayah Jakarta bisa mencapai 80 juta per hari.

"Telah terjadi penurunan utk mencegah pada situasi normal 80 juta ditekan dengan edukasi menjadi 14 juta. Pemerintah meniadakan mudik demi keselamatan rakyat," ujar Sigit dalam keterangan resminya, Rabu (12/5).

Dalam tinjauannya, Sigit meminta, kepada seluruh jajaran kepolisian untuk terus memberikan sosialiasi serta edukasi kepada masyarakat terkait dengan kebijakan pelarangan mudik karena kondisi Covid-19 yang belum dapat dikendalikan. 

"Terus bersabar dan memberikan sosialisasi kepada para pemudik, dengan harapan keluarga kita tidak terdampak Covid-19, ini yang terus menerus," kata Sigit.

Dia juga meminta, kepada jajaran kepolisian yang bertugas saat lebaran untuk melakukan pengawasan ketat di beberapa wilayah aglomerasi dan tempat-tempat wisata. Tidak dapat dipungkiri, tempat wisata menjadi lokasi yang berpotensi terjadi keramaian saat libur lebaran.

"Hari ke depan kegiatan di wilayah Aglomerasi terjadi arus silaturahmi dan kunjungan tempat wisata, maka dilakukan protokol kesehatan (prokes) secara ketat," ucapnya.

Dia menambahkan, seluruh personel juga harus mempersiapkan secara matang strategi pengamanan arus balik. Swab antigen terhadap setiap pemudik yang kembali ke Jakarta harus benar-benar dipastikan agar tidak terjadinya perpindahan virus secara membludak.

Sponsored

"Rumah sakit agar dikoordinasikan dan dipersiapkan dari sekarang sebagai rujukan Covid-19. Antigen juga dipersiapkan kalau kurang akan ditambah oleh Menkes. Dan Walaupun sudah divaksin tetap jalankan protokol kesehatan," tutur Sigit.

Sementara itu, Ketua DPR, Puan Maharani mengapresiasi, kinerja dari jajaran kepolisian, TNI dan pihak terkait yang telah bekerja keras saat bertugas di pos penyekatan demi menghalau warga mudik. 

Menurutnya, larangan mudik kepada masyatakat harus dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Mengingat, kebijakan ini bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas.

"Tugas di lapangan harus dilayani secara humanis dan sabar. Saya mengapresiasi dan berterima kasih dalam menjalankan tugas sebaik-baiknya," ujar Puan.

Dalam tinjauan arus mudik, Kapolri didampingi oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menhub Budi Karya Sumadi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Sebelum meninjau pos penyekatan di KM 31 Tol Jakarta-Cikampek, rombongan terlebih dahulu melakukan pengecekan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang.

Berita Lainnya