sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Seorang napiter penghuni Nusakambangan meninggal dunia

Seorang narapidana terorisme (napiter) penghuni Lapas Klas 1 Batu Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, meninggal dunia.

Robi Ardianto
Robi Ardianto Minggu, 14 Okt 2018 18:28 WIB
Seorang napiter penghuni Nusakambangan meninggal dunia

Seorang narapidana terorisme (napiter) penghuni Lapas Klas 1 Batu Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, meninggal dunia. Napiter bernama Agus Tri Mulyono bin Damija itu, merupakan salah satu anggota Jamaah Anshor Daulah (JAD), yang divonis karena terlibat kasus bom di Surabaya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan pria berusia 28 tahun tersebut meninggal karena sakit. Menurut Dedi, Agus dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cilacap menggunakan ambulans pukul 13.05 WIB, setelah sebelumnya ditemukan dalam keadaan sakit oleh penghuni lapas lainnya. Agus dinyatakan meninggal pada hari Jumat (12/10), sekitar pukul 20.30 WIB. 

"Sesampainya di IGD RSUD Cilacap, napi tersebut langsung dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter jaga dr.Novita dengan hasil diagnosa mengalami sesak nafas," tuturnya melalui pesan singkatnya, Minggu (14/10).

Dedi menuturkan, berdasarkan keterangan dokter, Agus telah mengalami sesak napas sejak seminggu lalu. Hanya saja, hari ini Agus mengeluhkan sesak nafas disertai lemas.

Sponsored

"Berdasarkan keterangan dari  dokter Dwi Indrayati, penyebab kematiannya karena TB Paru akut. Sehingga fungsi pada paru tidak normal," jelas Dedi.

TB merupakan penyakit infeksi terutama paru-paru yang disebabkan oleh kuman tuberkolosis.

Agus yang divonis pidana selama 4 tahun 6 bulan itu, kemudian diantarkan ke alamatnya di Lebakrejo, kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur. Didamping petugas dari RSUD dan seorang kuasa hukum dari pihak keluarga. 

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB