sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sepekan PSBB Surabaya Raya, target belum terpenuhi

Jumlah kasus baru Covid-19 di tiga wilayah yang menerapkan PSBB masih cukup tinggi.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Kamis, 07 Mei 2020 08:03 WIB
Sepekan PSBB Surabaya Raya, target belum terpenuhi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 381.910
Dirawat 63.733
Meninggal 13.077
Sembuh 305.100

Delapan hari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Surabaya Raya, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik, belum memenuhi target penurunan Covid-19. Jumlah kasus baru masih berada di angka yang cukup tinggi.

Sesuai data yang diumumkan Kementerian Kesehatan, trennya justru naik. Per Rabu 6 Mei 2020, tambahan pasien positif Covid-19 di Surabya naik sebanyak 17 orang. Sedangkan kasus baru di Sidoarjo 11 orang, serta Gresik bertambah enam orang. 

“Dari ketiga daerah ini perlu dapat perhatian,” ujar Joni saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/5) malam. 

Adapun jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP di Sidoarjo dan Gresik menunjukkan ada tren menurun. Di Gresik, tiga hari terakhir penambahan PDP berturut-turut dua orang. Sedangkan penambahan PDP di Sidoarjo dalam tiga hari terakhir masing-masing satu, nihil, dan tiga orang.

Namun hal ini tidak terjadi di Surabaya. Data yang diungkapkan Joni, jumlah PDP di Surabaya dalam tiga hari terakhir terbilang tinggi. Tanggal 4 Mei 2020, angka tambahan PDP sebanyak 56 orang. Kemudian 5 Mei 2020 terdata PDP baru 67 orang, dan 6 Mei 2020 PDP bertambah 32 orang. 

 “Kita harus berupaya untuk Surabaya,” tegasnya. 

Di sisi lain, jumlah orang dalam pemantauan sudah menunjukkan penurunan. “Tetapi sebetulnya kita harus waspada kalau PDP naik, ODP turun, ini harus kita analisis lebih dalam,” ucapnya.

Joni menjelaskan, penerapan PSBB di Surabaya Raya bertujuan untuk menurunkan pasien positif dan PDP. Untuk itu, prinsip utama pengendalian Covid-19 dilakukan melalui tes, treat atau penahanan, isolasi, dan tracing atau pelacakan dilakukan secara maksimal. 

Sponsored

Tes secara masif harus dilakukan, meskipun nantinya bakal menunjukkan penambahan pasien positif yang cukup besar. Namun justru memperlihatkan keberhasilan.

 “Ini tes belum masif, tapi ODP turun. Cuman ini perlu investigasi yang lebih dalam lagi,” ujarnya. 

Upaya social distancing juga harus harus dilaksanakan semakin ketat. Joni meyakini, jika masyarakat disiplin menerapkan social distancing, maka jumlah ODP dan PDP akan mengalami penurunan.

“Tapi tampaknya tidak demikian trennya. Ini perlu upaya yang lebih agresif,” katanya.

Berita Lainnya