sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Server penjual data BPJS Kesehatan berada di Hong Kong

Penyidik tengah memproses MLA untuk menindak server tersebut.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Jumat, 25 Jun 2021 15:23 WIB
Server penjual data BPJS Kesehatan berada di Hong Kong

Server penjual data masyarakat yang dihimpun BPJS Kesehatan ditemukan berada di Hong Kong. Hal itu, diketahui setelah penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menelusuri pemilik akun Kotz di Raid Forum.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, menegaskan, penyidik menemukan bukti tersebut dengan menelusuri transaksi cryptocurrency pemilik akun Kotz.

"Rencana tindak lanjut penyidik saat ini adalah mengajukan MLA terkait IP address HP iPhone yang menggunakan username kotz ke ISP di Hong Kong," kata Ramadhan saat dikonfirmasi, Jumat (25/6).

Menurut Ramadhan, penyidik juga pada awal bulan lalu melakukan penggeledahan di Kantor BPJS Kesehatan untuk melihat secara langsung server yang mengelola data penduduk. Dua laptop pun disita oleh penyidik.

"Telah dilakukan penyitaan dan saat ini masih dilakukan analisa dan pemeriksaan forensik terhadap dua laptop yang digunakan. Serta telah diterima data dari PT S berupa laporan hasil Pentest," ucapnya.

Lebih lanjut, Ramadhan menjelaskan, sudah 14 saksi diperiksa terdiri dari pelapor, pihak BPJS Kesehatan, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan lima vendor. Kemudian, masih ada saksi ahli yang akan dijadwalkan menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, akun bernama Kotz membagikan 1 juta data pribadi secara gratis dalam file berukuran 240 MB sejak Rabu (12/5). Pelaku mengklaim memiliki data pribadi sebanyak 272.788.202 juta penduduk. Namun, data keanggotaan BPJSKesehatan pada akhir 2020 hanya 222 juta.

Petinggi BPJS Kesehatan pun dipanggil oleh Kominfo untuk menjelaskan kebocoran data tersebut. Sejumlah pihak juga mendesak mengusutan kebocoran data penduduk itu.

Sponsored
Berita Lainnya