sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Siaga bencana, BNPB ajak pejabat kurangi tidur

Kepala BNPB berharap pejabat bisa lebih peduli lagi dengan rakyat. Bahkan, kalau perlu mengurangi jam tidurnya.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Kamis, 23 Jan 2020 15:53 WIB
Siaga bencana, BNPB ajak pejabat kurangi tidur
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan akan terjadi pada Februari hingga Maret 2020. Guna meminimalisir dampak bencana, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo, mengingatkan berjalan atau tidaknya sistem peringatan dini tergantung pada para pejabatnya.

Karena itu, Doni berharap pejabat bisa lebih peduli lagi dengan rakyat. Bahkan, kalau perlu mengurangi jam tidurnya demi mencegah adanya korban akibat bencana.

"Kalau perlu tidurnya dikurangi. Siaga terus. Koordinasi antara hulu dengan hilir," kata Doni kepada wartawan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).

Koordinasi yang dimaksud Doni berkenaan dengan curah hujan. Termasuk juga melakukan persiapan ke aspek teknis seperti pengecekan pintu air.

Sponsored

Bentuk lain koordinasi yang juga diperlukan ialah membuat satu grup dalam aplikasi pesan singkat untuk bertukar data dan informasi. 

"Jangan terpengaruh oleh hoaks-hoaks, ya berita-berita bohong, sehingga masyarakat juga mendapat informasi yang akurat (terkait ancaman bencana)," jelas dia. 

Sebelumnya, BMKG sempat memberikan imbauan agar masyarakat mewaspadai bencana hidrometereologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. Cuaca ekstrem diprediksi melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada awal Januari. Sementara puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi pada Februari-Maret.

Berita Lainnya