sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Songsong MotoGP, pembangunan KSPN Mandalika dikebut

Pembangunan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dikebut.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Sabtu, 05 Sep 2020 09:24 WIB
Songsong MotoGP, pembangunan KSPN Mandalika dikebut
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan kelas dunia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, hal ini sejalan juga dengan rencana pelaksanaan MotoGP di Mandalika pada 2021, sekaligus upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2023.

Pembangunan infrastruktur pada setiap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku, air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki adalah infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul," katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/9).

Dia menambahkan, pada prinsipnya adalah mengubah wajah kawasan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional. Dukungan Kementerian PUPR di Mandalika di antaranya meliputi konektivitas, pengendali banjir serta sarana dan prasarana penunjang pariwisata.

Di bidang konektivitas, PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga melakukan pembangunan jalan akses Bypass Bandara International Lombok (BIL) dengan typical desain overpass yang dibangun pada awal tahun 2020 dengan total panjang 17,4 kilometer.

"Jalan tersebut terdiri dari empat jalur dan lebar 50 meter dengan dua jalur cepat dan dua jalur lambat. Kegiatan terdiri dari dua paket dan akan mulai pelaksanaan konstruksi pada minggu kedua September 2020 dengan Skema MYC," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan pembangunan ruas jalan Tana Awu Sengkol sepanjang lima kilometer dan ruas jalan Sengkol Kuta sejauh 10 kilometer. Dengan adanya ruas jalan ini, dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari BIL menuju Mandalika yang sebelumnya memakan waktu 40 menit perjalanan, menjadi hanya 15 menit saja.

Sponsored

Selain itu, PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I Ditjen Sumber Daya Air tengah membangun saluran pengendali banjir KEK Mandalika sepanjang 5 km. 

Progres fisik pembangunan saluran pengendali banjir KEK Mandalika saat ini mencapai 51.25% dan ditargetkan dapat selesai pada Desember 2020. Anggaran pembangunan pengendali banjir ini Rp 75 miliar.

Untuk penataan kawasan, PUPR melalui Ditjen Cipta Karya menata Kawasan Wisata di desa-desa yang berada di Mandalika salah satunya Desa Kuta. Di lokasi ini Kementerian PUPR membangun landmark Desa Kuta dengan desain patung peselancar, pedestrian, ruang terbuka hijau dan juga pembenahan saluran drainase. 

Kementerian PUPR juga membangun Ruang Terbuka Publik (RTP) berupa taman yang dilengkapi sarana bermain anak-anak yang bisa dinikmati warga sekitar maupun wisatawan.

Berita Lainnya