sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tangani Covid-19, Ganjar: Indonesia harus tiru Vietnam

"Negeri Paman Ho" dianggap efektif menangani Covid-19 dengan pembatasan lokal.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Minggu, 12 Jul 2020 08:32 WIB
Tangani Covid-19, Ganjar: Indonesia harus tiru Vietnam
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 127083
Dirawat 39082
Meninggal 5765
Sembuh 82236

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, menyatakan, Indonesia harus meniru Vietnam agar sukses mengendalikan laju penyebaran coronavirus baru (Covid-19). Pembatasan lokal yang dilakukan di "Negeri Paman Ho" dianggap cara yang efektif.

"Ketika baru seminggu-dua minggu virus itu masuk, mereka langsung membuat kebijakan yang sangat ketat," ujarnya saat berbincang dengan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Sabtu (11/7).

Ganjar melanjutkan, pengendalian Covid-19 di Jakarta cenderung rumit lantaran menjadi wilayah transit bagi daerah penyangga. Aktivitasnya pun tergolong beragam dan kompleks.

Situasi tersebut, ungkap dia, menjadi perhatiannya pada daerah-daerah perbatasan Jateng dengan Jawa Timur (Jatim). Apalagi, kasus positif tengah mengalami peningkatan signifikan.

Karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng melakukan penyekatan aktivitas kawasan dengan kompensasi pemberian bantuan sosial (bansos). "Kalau duitnya habis, kita fokuskan lagi," ucapnya.

"Saya sampai baru sadar, bahwa daerah kami, antardesa, sudah zona hijau. Tapi, saya perintahkan untuk membuat pembatasan kegiatan di daerah-daerah yang zona merah," imbuhnya.

Sementara itu, Prasetio menilai, Jateng merupakan salah satu daerah yang relatif baik mengendalikan penularan Covid-19. Upaya penanganannya tak jauh berbeda dengan Ibu Kota, kecuali mobilitas warga.

"Kalau lokalisir kawasan, kita juga melakukan. Sampai saat ini tinggal beberapa wilayah saja, RT/RW-nya juga kami jaga," kata Pras, sapaannya, via keterangan tertulis.

Sponsored

Dalam kunjungan kerja (kunker) tersebut, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga didampingi beberapa perwakilan eksekutif, selain jajaran Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jakarta. Sekertaris Daerah Jakarta, Saefullah dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta, Edi Sumantri.

Rombongan sempat ke DPRD Jateng dan bertemu pimpinannya. Mereka mengonsultasikan penyesuaian APBD untuk penanganan dan pemulihan Covid-19. "Kami sudah melakukan pergeseran nilai APBD sebanyak tiga kali sesuai perintah Permendagri," tutupnya.

Berita Lainnya