sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Imbauan tidak takziah ke rumah duka bunda presiden patut dipuji

Presiden Jokowi sebenarnya merasa tidak enak hati mengimbau agar masyarakat tidak melayat ke rumah duka.

Achmad Al Fiqri Akbar Ridwan
Achmad Al Fiqri | Akbar Ridwan Kamis, 26 Mar 2020 10:03 WIB
Imbauan tidak takziah ke rumah duka bunda presiden patut dipuji
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 66226
Dirawat 31798
Meninggal 3309
Sembuh 30785

Innalillahi wa innalillahi rajiun. Di tengah pandemi Covid-19, tersiar kabar duka dari Surakarta, yakni meninggalnya ibunda dari Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo, pada Rabu (25/3), pukul 16.45 WIB di Rumah Sakit DKT Surakarta karena sakit yang telah diidapnya selama empat tahun ini.

Biasanya dalam kondisi normal, akan banyak pejabat negara yang datang untuk melayat ke rumah duka atau mengantar ke pemakaman, tetapi tampaknya presiden konsisten dengan kebijakan untuk mendukung program physical distancing. Tentu hal itu harus dipuji.

Kalau saja Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, tidak segera menyampaikan pesan presiden, agar masyarakat tidak perlu beramai-ramai bertakziah ke rumah duka atau ke pemakaman, tentu keberadaan kerumuman orang yang hadir itu, berpotensi memperluas penyebaran Covid-19.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, mengaku sudah mengoordinasikan menteri Kabinet Indonesia Maju untuk datang langsung ke rumah duka. Bahkan, sempat mengusahakan meminjam pesawat milik TNI AU atau Polri.

"Tetapi tiba-tiba ada arahan dari Presiden (Jokowi) melalui Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara) dan Pak Pramono Anung (Sekretaris Kabinet) agar para menteri tak pergi ke Solo. Melainkan fokus pada tugas saja di Jakarta," kata Mahfud dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu malam (25/3).

Oleh sebab itu, Mahfud mengatakan dirinya dan menteri lain, tidak jadi berangkat ke Solo. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini bersama istrinya akhirnya memilih melakukan salat Gaib dari rumah untuk mendoakan almarhumah.

Mahfud mengaku Presiden Jokowi sebenarnya merasa tidak enak hati mengimbau agar masyarakat tidak melayat ke rumah duka. Tetapi dilakukan karena mantan wali kota Solo tersebut sedang mengampanyekan agar rakyat tak berkerumun dalam rangka physical distancing guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Maka beliau (Presiden Jokowi) meminta masyarakat tidak bertakziyah ke rumah duka," ujar Mahfud.

Sponsored

Di sisi lain, dia pun meneruskan pesan Presiden Jokowi agar masyarakat mendoakan ibunya dari rumah masing-masing saja. Terlepas dari itu, Mahfud turut mengimbau agar sebaiknya bagi umat muslim yang ingin melakukan salat Jenazah, dilakukan dengan salat Gaib. Hal itu ada ajarannya dalam Islam.

Ucapan belasungkawa terus berdatangan dari pejabat negara. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengaku ikut berbelasungkawa atas wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo.

"Kami turut berduka atas wafatnya eyang Noto. Kami berdoa, semoga almarhumah husnulkhatimah," kata Firli, kepada wartawan, Kamis (26/3).

Firli berharap, sanak keluarga terkhusus Presiden Joko Widodo dapat diberi ketabahan dan keikhlasan atas berpulangnya mendiang ibundanya. Dia berharap, mantan wali kota Solo itu dapat diberi kekuatan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia.

"Semoga, Bapak Jokowi diberi kekuatan dalam membawa bangsa Indonesia mewujudkan cita-citanya. Aamiin," tutup Firli.

Rencananya, prosesi pemakaman dilakukan pada Kamis (26/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah akan disemayamkan di Pemakaman Keluarga Mundu, yang berada di Selokaton, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Serba bisa BIN di panggung corona 

Serba bisa BIN di panggung corona 

Selasa, 07 Jul 2020 06:01 WIB
Berharap vaksin dengan anggaran mini

Berharap vaksin dengan anggaran mini

Senin, 06 Jul 2020 19:00 WIB
Berita Lainnya