sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Tiga orang yang sambangi istana pernah diperiksa kasus korupsi

Mereka pernah diperiksa KPK untuk kasus yang berbeda-beda.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Selasa, 22 Okt 2019 17:08 WIB
Tiga orang yang sambangi istana pernah diperiksa kasus korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan tiga orang yang turut menyambangi Istana Negara untuk menghadap Presiden Joko Widodo menjelang pengumuman menteri Kabinet Kerja jilid II. Ketiga orang tersebut yakni politikus Partai Golkar Zainudin Amali, Abdul Halim Iskandar, dan politikus PKB, Ida Fauziyah.

Juru Bicara KPK, Febri Dianyah, mengungkapkan jauh sebelum menghadap mantan Gubernur DKI Jakarta itu pada Selasa (22/10), mereka pernah dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait perkara yang pernah ditangani lembaga antirasuah itu.

“Memang ada beberapa nama yang kita tahu terkait dengan beberapa kasus korupsi yang pernah ditangani KPK. Bahkan ada yang pernah masuk dalam komunikasi tersangka yang diperdengarkan di persidangan,” kata Febri di kantornya di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (22/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tokoh yang menyambangi istana dan pernah diperiksa dalam suatu kasus di KPK ialah politkus senior Partai Golkar Zainudin Amali. Zainudin pernah menjadi terperiksa oleh KPK terkait kasus suap sengketa pilkada yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar.

Tak hanya itu, Zainudin juga pernah diperiksa dalam kasus gratifikasi Sekjen Kementrian ESDM, Waryono Karno. Kasus ini merupakan pengembangan OTT KPK terhadap Kepala SKK Migas pada 2014 silam.

Tokoh berikutnya yang juga menyambangi istana dan pernah berurusan dengan kasus yang ditangani KPK ialah Abdul Halim Iskandar. Kakak kandung Cak Imin itu pernah menjadi terperiksa dalam kasus suap dan gratifikasi mantan Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman.

Tak hanya itu, politikus PKB Ida Fauziyah juga pernah diperiksa dalam kasus dana haji 2014. Ketika itu Ida menjabat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang bermitra kerja dengan Kementerian Agama. Menurut Febri, pemeriksaan terhadap ketiganya adalah sebagai saksi. 

Lebih lanjut, ketika ditanya ketiganya bakal diproyeksikan masuk menjadi calon menteri Jokowi itu, Febri enggan menanggapinya. “Terkait dengan proses pemilihan Menteri, mungkin sebaiknya KPK tidak menanggapi terlebih dahulu,” tuturnya.

Sponsored

Sebelumnya, Presiden Jokowi memanggil sejumlah tokoh ke Istana Negara menjelang pengumuman menteri Kabinet Kerja jilid II. Tokoh yang sudah datang ke Istana Negara ialah Sri Mulyani, Syahrul Yasin Limpo, Agus Gumiwang, Juliari Batubara, Siti Nurbaya. 

Kemudian Suharso Monoarfa, Basuki Hadimuljono, Ida Fauziah, Fachrul Razi, Bahlil Lahadalia, Zainudin Amali, Abdul Halim Iskandar, Budi Karya Sumadi, Yasonna H Laoly, Moeldoko, Sofyan Djalil, serta Tjahjo Kumolo.

Sedangkan pada Senin (21/10), tokoh yang dipanggil ialah Mahfud MD, Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir, Fadjroel Rahman, Nico Harjanto, Prabowo Subianto, Edhy Prabowo, Syahrul Yasin Limpo, Juliari P Batubara, Suharso Manoarfa, Tito Karnavian, Pratikno, dan Airlangga Hartanto.