sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Tiga moda transportasi jadi andalan mudik tahun depan

Sejumlah fasilitas akan diperbaiki dan dibangun untuk menarik minat masyarakat menggunakan transportasi umum.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 10 Jun 2019 16:37 WIB
Tiga moda transportasi jadi andalan mudik tahun depan

Evaluasi mudik tahun ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana untuk memfokuskan pada tiga moda transportasi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang terjadi saat mudik berlangsung. 

Tiga moda transportasi yang akan difokuskan antara lain: kapal laut, kereta api, dan bus. Ketiga moda transportasi tersebut dinilai paling banyak menampung pemudik. 

Menteri Perhubungan Budi Karya menyebut masing-masing kenaikan volume penggunaan angkutan laut, bus dan kereta api sebesar 10% hingga 15%. 

“Ketiga moda ini akan menjadi andalan untuk menampung pemudik dalam jumlah yang lebih. Angkutan massal ini dapat mengurangi kemacetan yang terjadi di angkutan darat,” kata Menhub saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (10/6).

Meski begitu, Menhub Budi menyebut kenaikan ketiga moda transportasi tersebut belum dapat menyaingi lonjakan penggunaan angkutan pribadi seperti: mobil dan motor. Menhub belum dapat memastikan angka kenaikan penggunaan kendaraan pribadi. 

Nah, pemerintah bakal melakukan sejumlah strategi agar tiga moda transportasi tersebut dipilih masyarakat saat mudik tahun depan. Misalnya untuk bus, akan membangun lebih banyak terminal dan memperbaikinya. 

"Bila fasilitas bus bagus pasti akan diminati oleh masyarakat,” kata Menhub Budi. 

Menhub Budi juga berjanji akan lebih memperhatikan para pengusaha angkutan bus. Bahkan, Kemenhub akan menggandeng bank dan sejumlah platform guna memberikan keringanan bunga bila mengajukan pengusaha bus mengajukan pinjaman. 

Sponsored

Sementara untuk angkutan kereta api dengan selesainya jalur ganda Jakarta ke Surabaya, diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan penumpang kereta api. Harapannya, jumlah penumpang kereta api bisa tumbuh hingga 30%. 

Kekuatan jalan tol 

Sementara itu, dengan selesainya infrastruktur tol trans Jawa dan Sumatera diharapkan dapat mendongkrak sektor pariwisata dan industri yang ada di masing-masing kota. 

“Katakanlah dari Indramayu, Cirebon, Madiun itu bagus. Maka banyak sekali destinasi wisata yang dapat menjadi pilihan. Tidak perlu keluar negeri, ini akan menjadi suatu kekuatan,” ucap Menhub Budi. 

Ia melanjutkan, Kemenhub akan bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Jasa Marga untuk membuat sejumlah proposal tentang potensi-potensi yang dapat digali dari masing-masing kota tersebut.

Gunanya untuk menghidupi sektor-sektor industri yang dapat mendorong perekonomian sekitar. Sehingga Jakarta tidak selalu menjadi destinasi tujuan mencari pekerjaan.