sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Survei: Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Kejagung capai 63%

Kinerja Kejaksaan Agung dalam satu tahun terakhir dinilai cukup baik.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Senin, 14 Des 2020 13:03 WIB
Survei: Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Kejagung capai 63%

Hasil survei Alvara Research Center mencatat secara umum tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Kejaksaan Agung mencapai 63%, atau cukup baik.

“Dengan tingkat kepuasan 63,6%, publik menilai kinerja Kejaksaan Agung dalam satu tahun terakhir ini masuk dalam kategori cukup baik," kata Hasanuddin Ali, CEO Alvara Research Center dalam keterangan tertulis, Senin (14/12).

Hasanuddin menjelaskan, terdapat tiga aspek yang mendapat kepuasan tertinggi, yaitu peningkatan sumber daya manusia (SDM) Kejaksaan, pengawasan internal, dan reformasi birokrasi.

"Selain itu publik juga mengapresiasi upaya penyelamatan keuangan negara dari tindak korupsi yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung dalam satu tahun terakhir. Sebesar 67,9% responden meyatakan puas dengan upaya Kejaksaan Agung dalam menyelamatkan keuangan negara dari tindak pidana korupsi dalam satu terakhir," bebernya.

Menurutnya, apresiasi publik yang baik terhadap upaya penyelamatan keuangan negara dari tindak korupsi ini bisa menjadi modal yang baik bagi Kejaksaan Agung untuk semakin meningkatkan kinerja di aspek-aspek yang lain.

Selain itu, sambung Hasanuddin, publik juga haus akan informasi terkait berbagai kebijakan Kejaksaan Agung dalam penegakan hukum di Indonesia.

Dia menambahkan, hanya 51,8% responden yang menyatakan informasi tentang Kejaksaan Agung cukup banyak, disisi lain sebesar 92,2% responden menilai publik perlu mengetahui kinerja Kejaksaan Agung. 

“Ini pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh Kejaksaan Agung kedepan agar publik mengetahui apa saja yang sudah dilakukan Kejaksaan Agung dalam upaya penegakan hukum di Indonesia,” pungkasnya.

Sponsored

Riset Alvara tersebut menggunakan multi-stage random sampling dengan melibatkan 1.201 responden di 10 kota besar di Indonesia,  yakni Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Balikpapan, Makasar, dan Denpasar. Rentang margin of error sebesar 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Berita Lainnya