sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pelanggar aturan ganjil genap masih ribuan orang

Ada 8.014 pelanggar yang ditindak polisi selama satu pekan pemberlakuan sistem ganjil genap

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 16 Sep 2019 16:36 WIB
Pelanggar aturan ganjil genap masih ribuan orang

Pemberlakuan sistem ganjil genap yang telah berjalan satu pekan pada hari ini, masih diwarnai banyaknya pelanggaran. Aparat kepolisian menilang ribuan pengguna kendaraan roda empat yang melanggar aturan ini.

"Jumlah penindakan selama seminggu ada 8.014 pelanggar," kata Kepala Sub Direktorat Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (16/9).

Dari jumlah tersebut, kata dia, pelanggaran terbanyak terjadi pada hari ketiga setelah ganjil genap diberlakukan pada 9 September 2019. Hari itu, terdapat 2.026 pengendara mobil yang melakukan pelanggaran.

Pada Jumat (13/9) atau hari kelima pemberlakukan perluasan sistem ganjil genap, pelanggaran yang terjadi juga masih cukup banyak. Nasir menyebut jumlanya masih mencapai ribuan. 

"Pengemudi yang melanggar menurun di hari kelima dengan jumlah 1.119 pelanggar," katanya. 

Dia berharap, seiring waktu pelanggaran yang terjadi akan semakin menurun. Para pengguna kendaraan roda empat diharapkan mengikuti aturan yang ditetapkan, mengingat sosialisasi telah dilakukan jauh-jauh hari.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim pemberlakuan sistem ganjil genap telah memberi dampak positif pada peningkatan pengguna transportasi umum. Menurut Anies, pada hari kelima pemberlakuan kebijakan tersebut, peningkatan penumpang transportasi umum telah mencapai satu juta orang.

"Jumlah penumpang transportasi umum meningkat sampai satu juta kemarin. Itu artinya masyarakat kita memang berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum. Kita ingin ini bertahan terus, kalau itu bisa bertahan terus, maka insyaAllah kondisi kemacetan di Jakarta akan menurun," ucap Anies Sabtu (14/9) lalu.

Sponsored

Kepala Seksi Lalu Lintas Sudinhub Jakarta Timur Andreas Eman mengamini pernyataan Anies. Menurutnya, penumpang bus TransJakarta di Halte Jalan Pramuka, Jakarta Timur, meningkat dalam sepekan penerapan ganjil genap.

"Ada kenaikan penumpang TransJakarta sekitar 5%-6%," kata Andreas, Senin (16/9).

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang ditandai dengan bertambahnya unit TransJakarta yang beroperasi di halte tersebut. Halte Jalan Pramuka yang biasanya hanya mengakomodasi dua unit TransJakarta, bertambah menjadi lima unit setelah regulasi baru berlaku. 

"Jadi, dengan adanya kebijakan itu (ganjil genap), Halte TransJakarta Pramuka bisa antre sampai lima bus per hari. Bus nambah, penumpang juga penuh," ucapnya. (Ant)