close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Seorang penumpang kapal dari Malaysia memakai masker berjalan menuju Terminal Kedatangan Pelabuhan Internasional PT Pelindo I Dumai di Dumai, Riau, Jumat (7/2/2020). Foto Antara/Aswaddy Hamid
icon caption
Seorang penumpang kapal dari Malaysia memakai masker berjalan menuju Terminal Kedatangan Pelabuhan Internasional PT Pelindo I Dumai di Dumai, Riau, Jumat (7/2/2020). Foto Antara/Aswaddy Hamid
Nasional
Selasa, 11 Februari 2020 23:44

TKA asal China di Serang diklaim negatif coronavirus

Dia tak dikarantina setibanya di Indonesia melalui Bandara Soetta.
swipe

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, menyatakan, seorang warga tenaga kerja asing (TKA) asal China di daerahnya tak terinfeksi coronavirus jenis anyar (2019-nCoV). Meski sempat masuk Indonesia via Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), 30 Januari 2020.

TKA tersebut bernama Hong Hongxing, warga Guangdong, China. Bekerja di PT China Harbour Indonesia (CHI). Perusahaannya mengerjakan dua proyek di Kabupaten Serang. PT Wilmar International Group dan PLTU Jawa 7.

"Tadi kita cek semua data-data yang kita butuhkan. Mulai suhu, tensi, dan sebagainya," kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Serang, dr. Riris Budiarni, via keterangan tertulis, Selasa (11/2).

Dia tiba lima hari sebelum pemerintah Indonesia menutup sementara jalur penerbangan dari dan ke "Negeri Tirai Bambu". Menyusul meluasnya penyebaran coronavirus.

Setibanya di Indonesia, Hongxing kembali ke kontrakannya di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Akhir Januari, bekerja di Desa Terate, Kecamatan Karamatwatu, Kabupaten Serang.

PT Wilmar selaku pemilik proyek, sempat melarangnya. Lantaran belum melalui karantina selama dua pekan. Guna memastikan dirinya bersih dari coronavirus.

Gayung bersambut, kata berjawab. PT CHI kemudian mengarantina Hongxing di mes perusahaan. Namun, kantornya tak melaporkan peristiwa tersebut ke Pemkab Serang.

"Kita juga tanyakan kondisinya. Apakah merasakan meriang mulai datang sampai sekarang. Terus, diare atau tidak. Ternyata, alhamdulillah, kondisinya sehat. Tidak ada gejala apa pun. Hanya tensinya saja naik sedikit," tutur Riris. Saat di Bandara Soetta, suhu tubuhnya 35,7 derajat celcius.

Hingga dua hari ke depan (Kamis, 13/2), dia bakal dicek kesehatannya oleh Puskesmas Bojonegara. Fasilitas kesehatan (faskes) terdekat dengan perusahaannya. "Akan lakukan pemeriksan terus," ucapnya.

img
Khaerul Anwar
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan