sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

TNI akan gelar latihan antiteror di Kepri

Kegiatan melibatkan 338 personel dari Kopassus, Denjaka, dan Paskhas.

Firda Junita
Firda Junita Senin, 23 Nov 2020 23:03 WIB
TNI akan gelar latihan antiteror di Kepri
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

TNI akan mengadakan latihan penanggulangan antiteror (latgultor) yang diikuti Satuan Aksi Khusus (Sataksus) guna pengamanan VVIP 2020. Kegiatan akan dipusatkan di sekitaran Perairan Selat Malaka, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI, Mayjen Richard TH Tampubolon, menyatakan, latihan tersebut sebagai implementasi strategis untuk menghadapi kemungkinan terjadinya serangan teror terhadap pejabat VVIP, seperti presiden dan wakilnya.

"Ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas TNI, menguji kesiapsiagaan Satgultor TNI untuk melaksanakan operasi penanggulangan terorisme dalam rangka menghadapi kemungkinan ancaman terorisme yang akan terjadi dan juga untuk memberi rasa tenang, aman, dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat," ucapnya melalui keterangan tertulis, Senin (23/11).

Menurutnya, terorisme merupakan act of war (bentuk perang). Menuntut kesiapan dari penangkalan, penindakan, hingga pemulihan. "Ini bisa terjadi setiap saat, termasuk pada situasi pandemi Covid-19."

Sponsored

Richard menambahkan, terorisme menjadi ancaman Indonesia dan global. Pun menimbulkan korban jiwa dan menyebabkan trauma psikologis berkepanjangan serta menimbulkan dampak negatif yang cukup luas terhadap berbagai aspek kehidupan.

Latihan penanggulangan teror Sataksus diselenggarakan Koopssus TNI dengan melibatkan 338 personel dari Satuan 81 Komando Pasukan Khussus (Kopassus) TNI AD, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) TNI AL, dan Detasemen Bravo (Denbravo) 90 Paskhas TNI AU.

Berita Lainnya