logo alinea.id logo alinea.id

Antisipasi serangan KKSB Papua, TNI-Polri kawal ketat penghitungan suara

Masih ada potensi KKSB Papua melakukan serangan terhadap aparat yang mengawal surat suara.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 29 Apr 2019 16:17 WIB
Antisipasi serangan KKSB Papua, TNI-Polri kawal ketat penghitungan suara

Aparat gabungan terus melakukan pengamanan dan pengawalan kotak suara di Distrik Alama, Mimika, Papua, untuk mengantisipasi serangan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Proses penghitungan suara pun dilakukan dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan. 

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Asep Budi Saputra mengatakan, masih ada ancaman serangan KKSB terhadap proses pemilu ini.

“Untuk di Alama, untuk saat ini TNI-Polri masih tetap berjaga di daerah tersebut, karena tentunya ancaman yang terjadi masih ada kemungkinan bakal kembali,” ujar Asep di Humas Mabes Polri, Senin (29/4).

Hingga saat ini, penghitungan surat suara masih terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Personel TNI-Polri melakukan pengawalan ketat dalam proses tersebut, untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.

Sponsored

“Seluruh aparat masih berjaga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Sementara proses dari penghitungan suara di Timika masih berlangsung,” ucapnya.

Pada Selasa (18/4) lalu, KKSB melakukan serangan terhadap aparat dengan menembaki helikopter yang akan menjemput logistik pemilu di Alama. Akibat serangan tersebut, aparat setempat memutuskan untuk tidak mengirimkan 80 kotak suara Pemilu 2019 ke Mimika.

Meski demikian, Asep mengungkapkan pelaksanaan pemilu di Timika secara umum berjalan dengan aman dan kondusif. Serangan KKSB tidak memberi dampak yang membuat penyelenggaraan pemilu di Timika menjadi terganggu.