sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tren testing Covid-19 turun, Satgas Penanganan Covid-19: Perlu evaluasi

Wiku mengungkapkan terdapat kendala yang dihadapi untuk melaksanakan pemeriksaan.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Selasa, 03 Nov 2020 17:21 WIB
Tren testing Covid-19 turun, Satgas Penanganan Covid-19: Perlu evaluasi

Satgas Penanganan Covid-19 memandang perlu mengevaluasi laboratorium rujukan Covid-19, guna menyiasati tren penurunan pemeriksaan SARS-CoV-2 dalam beberapa waktu terakhir. Terlebih, pemeriksaan Covid-19 semakin anjlok bila waktu libur tiba.

"Perlu adanya evaluasi terhadap operasional laboratorium. Menurut analisis data, terjadi trens penurun testing setiap akhir minggu atau saat libur panjang," tutur Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, dalam konfrensi pers yang disiarkan secara virtual, Selasa (3/11)

Evaluasi dapat dilakukan dengan menambah jam operasional laboratorium dan penambahan jumlah sif kerja para laboran. Tujuannya, untuk cepat mendeteksi Covid-19 pada seseorang dan dapat menentukan langkah lanjutan bila terinfeksi coronavirus.

"Ini merupakan salah satu tantangan yang sedang kita coba selesaikan. Ingat virus ini tidak pernah libur," tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya akan terus mendorong pemda untuk lakukan testing secara maksimal dan menyeluruh sebagai upaya deteksi dini terhadap kasus positif Covid-19.

"Satgas juga berkoordinasi dengan pemda untuk tingkatkan laboratorium dan fasilitas pendukung lainnya seperti reagen," katanya.

Hanya saja, Wiku mengungkapkan terdapat kendala yang dihadapi untuk melaksanakan pemeriksaan, seperti wilayah yang tersebar luas, hingga jumlah masyarakat yang harus diperiksa..

"Oleh karena itu, kami meminta peran aktif dari masyarakat dalam mendukung upaya testing yang dilakukan pemerintah. Apabila mengalami gejala Covid19, segera kunjungi faskes terdekat untuk bisa lakukan testing," tandasnya.

Sponsored

Dari catatan Alinea.id, jumlah pemeriksaan dari akhir Oktober 2020 terus alami penurunan. Sebagai contoh, pada 24 Oktober tercatat 31.465 orang yang diperiksa, dan pengambilan spesimen berjumlah 39.922.

Hanya saja pada 25 Oktober jumlah orang diperiksa cenderung fluktuatif. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat hanya 18.992 orang dan 33.797 spesimen yang diperiksa saat itu.

Selanjutnya, pada 26 Oktober, jumlah orang yang dites kembali meningkat yakni sebanyak 19.038, dan 24.413 spesimen diperiksa. Sementara pada 27 Oktober, jumlah orang diperiksa menjadi 28.700, dan 37.438 pemeriksaan spesimen.

Jumlah itu menurun drastis memasuki November 2020. Pada 2 November, Satgas hanya menerima laporan 20.146 orang dengan 26.661 spesimen yang diperiksa. Hanya saja, pada 3 November terdapat kenaikan dengan pemeriksaan terhadap 22.218 orang dengan 29.298 spesimen.

Berita Lainnya