sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Update Covid-19 10 Mei 2022: Kasus baru tambah 456 kasus, kesembuhan tambah 659 orang

Dari total kasus positif tersebut paling banyak terjadi di DKI Jakarta dengan 150 kasus.

Hermansah
Hermansah Selasa, 10 Mei 2022 16:49 WIB
Update Covid-19 10 Mei 2022: Kasus baru tambah 456 kasus, kesembuhan tambah 659 orang

Kementerian Kesehatan masih mencatatkan penambahan kasus Covid-19 pada Selasa (10/5). Total ada penambahan 456 kasus positif dan 20 kematian. Sedangkan tingkat kesembuhan per Senin berjumlah 659 orang, alias lebih banyak dari pada penambahan kasus positif.

Dari total kasus positif tersebut paling banyak terjadi di DKI Jakarta dengan 150 kasus. Disusul Jawa Barat dengan 98 kasus, dan Banten dengan 51 kasus. Kematian tertinggi terjadi di Jawa Barat dengan lima kematian. Disusul DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dengan masing-masing dua kematian.

Sedangkan kasus kesembuhan tertinggi terjadi di Jawa Barat sebanyak 222 kasus, Jawa Tengah 186 kasus, dan DKI Jakarta 83 kasus.

Penambahan kasus tersebut membuat 156.416 orang dinyatakan meninggal akibat Covid-19. Sebanyak 6.049.141 orang dinyatakan positif Covid-19 dengan 5.886.870 juta di antaranya sembuh.

Sementara, pemerintah terus memantau perkembangan dan mengantisipasi peningkatan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran 2022. Selama pemantauan yang dilakukan pemerintah pada hari libur nasional sebelumnya, terjadi kecenderungan lonjakan kasus pada hari ke-27 sampai ke-34 pascalibur.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5) siang.

“Nah sekarang kita sudah tujuh hari sesudah hari raya, jadi kami mengusulkan kepada Bapak Presiden kalau kita tunggu dulu sekitar 20-25 hari ke depan, untuk melihat apakah ada pola kenaikan yang sama, seperti liburan Lebaran dan liburan Natal dan Tahun Baru sebelumnya,” ujarnya.

Selain itu, Menkes menegaskan, pemerintah juga tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi pandemi serta terus memantau perkembangan varian baru coronavirus.

Sponsored

“Kami sekarang ada di fase monitoring dengan waspada, dengan hati-hati. Satu hal yang kami lakukan monitoring adalah varian baru yang ada di dunia, karena kami mengamati bahwa lonjakan kasus itu terjadi kalau ada varian baru,” ujarnya.

Pemerintah juga terus meningkatkan laju vaksinasi nasional. Cakupan vaksinasi di Tanah Air saat ini mencapai 406 juta dosis dan diterima oleh sekitar 199,3 juta masyarakat.

“Jadi kalau dulu pertama kali di awal vaksinasi 13 Januari tahun lalu disampaikan oleh satu majalah terkemuka internasional, Indonesia butuh 10 tahun, sekarang dalam waktu 16 bulan kita sudah berhasil menyuntikkan 406 juta dosis vaksin ke seluruh masyarakat Indonesia,” tandas Menkes.

Berita Lainnya