sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Wakil ketua DPRD DKI minta Anies cairkan anggaran BTT

Pemberian bantuan dari dana BTT tersebut perlu dilakukan secara benar dan melalui pengawasan yang ketat.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Senin, 23 Mar 2020 11:44 WIB
Wakil ketua DPRD DKI minta Anies cairkan anggaran BTT
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 81668
Dirawat 37450
Meninggal 3873
Sembuh 40345

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, meminta Gubernur DKI Jakarta segera mencairkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk diberikan kepada warga terdampak coronavirus (Covid-19).

"Khususnya untuk warga tidak mampu yang bisanya bekerja harian atau berpenghasilan tidak menentu," kata Taufik dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/3).

Kebijakan Gubernur Anies dalam mengimbau masyarakat DKI agar tidak ke luar rumah untuk menghindar penyebaran Covid-19 sebenarnya sudah tepat. Namun Pemprov DKI harus dapat menjamin kebutuhan hidup warganya terutama pekerja informal atau masyarakat menengah ke bawah.

Pasalnya di Jakarta banyak sekali masyarakat pekerja informal atau buruh harian yang mengandalkan penghasilannya di lapangan. Oleh karena itu, imbauan Gubernur Anies tidak akan berjalan efektif jika pekerja informal tidak dipenuhi kebutuhan hidupnya selama masa work from home.

"Imbauan agar warga ibu kota tidak ke luar rumah untuk menghentikan penyebaran penularan virus Covid-19 tidak akan efektif, jika tidak dibarengi dengan pemberian bantuan kepada warga miskin pekerja harian," katanya.

"Sekali lagi saya tegaskan, mereka perlu mendapatkan bantuan dana. Jadi sudah saatnya gubernur mencairkan anggaran BTT tersebut," lanjutnya.

Lebih jauh Taufik mengatakan pekerja informal tentu kebingungan. Disatu sisi harus mengikuti imbauan Pemprov DKI untuk tetap tinggal di rumah, namun di sisi lain berkewajiban memberikan makan keluarga.

"Berikan mereka bantuan agar dapat tetap memberi makan keluarganya selama tinggal di rumah," ujar dia.

Sponsored

Taufik juga mengingatkan agar pemberian bantuan dari dana BTT tersebut dilakukan secara benar dan melalui pengawasan yang ketat, agar penyaluran dana tepat sasaran,

"Penyalurannya harus benar-benar diawasi dengan teliti, jangan sampai salah sasaran" kata Taufik. 

Pemberian dana ini dapat terus dilakukan hingga penyebaran coronavirus dapat dikendalikan. Apalagi pandemi coronavirus atau Covid-19 merupakan masalah yang serius. Dengan jumlah korban yang terus bertambah, maka diperlukan langkah-langkah yang cepat dan tepat dalam penanganannya.

Diketahui, Pemprov DKI menggelontorkan dana BTT untuk menangani dan menanggulangi penyebaran Covid-19 di Jakarta. Adapun besaran BTT yang dialokasikan sebesar Rp54 miliar. 

Berita Lainnya