sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Wawali Surabaya belum berstatus ODP Covid-19

Whisnu Sakti Buana sedang swakarantina usai menemui warga terpapar

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Rabu, 03 Jun 2020 20:29 WIB
Wawali Surabaya belum berstatus ODP Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), belum menetapkan status orang dalam pemantauan (ODP) kepada Wakil Wali Kota (Wawali), Whisnu Sakti Buana. Padahal, sempat mengunjungi warga terpapar SARS-CoV-2 di Kedung Turi, Kecamatan Tegalsari.

"Gugus Tugas akan menindaklanjuti dengan melakukan tracing (pelacakan) untuk mengetahui seberapa jauh beliau melakukan kontak dengan warga. Jadi, belum diputuskan ODP atau apa," ucap Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto, Rabu (3/6).

Dirinya menerangkan, penetapan status ODP ditentukan dari pelacakan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya. Sampai sekarang, belum ditetapkan kepada Whisnu.

Terkait 15 warga yang bertemu Whisnu setelah dipulangkan saat karantina di salah satu hotel di Surabaya, Irvan menjelaskan, Dinkes Surabaya tidak pernah menyatakan semuanya negatif.

"Memang mereka harus keluar dari hotel itu. Tapi, bukan karena mereka negatif, apalagi mereka tidak ada persiapan untuk menginap. Jadi, ada salah persepsi di sini," urainya.

Di sisi lain, Gugus Tugas Covid-19 Surabaya mengapresiasi langkah Whisnu melakukan swakarantina. Sebab, telah sesuai protokol kesehatan.

"Memang harus seperti itu. Saat beliau ketemu dengan warganya yang terpapar positif Covid-19, maka harus karantina mandiri selama 14 hari. Tentunya juga diikuti dengan beberapa tes, seperti rapid test dan swab test," paparnya.

Whisnu sebelumnya mengaku, tengah menjalani swakarantina mandiri karena berstatus ODP usai mengunjungi warga Kedung Turi.

Sponsored

Kejadian berawal saat dirinya menerima kabar pemulangan 15 warga yang sedang menjalani karantina di sebuah hotel kawasan Gubeng, Sabtu (30/5).

Sehari berselang, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menyambangi beberapa warga di Kedung Turi. Dalihnya, menguatkan dan menyemangati warga setempat sekaligus ingin mendengar pengalaman selama menjalani karantina.

Belakangan, Puskesmas Kedungdoro menyebut ke-15 warga tersebut positif Covid-19. Padahal, hasil sebelumnya negatif. (Ant)

Serba salah vaksin Nusantara

Serba salah vaksin Nusantara

Senin, 01 Mar 2021 06:17 WIB
Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Jumat, 26 Feb 2021 15:24 WIB
Berita Lainnya