sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan sebagai tempat pasien Covid-19

Empat tower Wisma Atlet Kemayoran, akan dijadikan tempat penanganan Covid-19.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Jumat, 20 Mar 2020 13:18 WIB
Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan sebagai tempat pasien Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat sudah siap digunakan sebagai tempat isolasi coronavirus jenis baru atau Covid-19. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan atau Pangkogabwilhan I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, telah mengecek semuanya dan sudah siap dimanfaatkan.

"Sudah melakukan survei untuk mengecek sarana dan prasarana," ujar Yudo kepada wartawan, Jakarta, Kamis malam (19/3).

Meski begitu, menurut Yudo, tetap akan dilakukan inventarisasi terlebih dahulu kebutuhan apa saja yang harus dipersiapkan. "Iya siap, nanti tinggal kami susun satgas pendamping, batalyon kesehatan, ditambah tenaga medis Kementerian Kesehatan (Kemenkes), satgas pendukung, dan satgas pengamanan," jelas dia.

Kemarin (19/3), Kementerian PUPR menargetkan, sejumlah menara atau tower di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat sudah bisa operasional sebagai rumah sakit darurat penanganan Covid-19, pada Senin (23/3).

Ihwal itu disampaikan, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, dalam rilis hasil Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

"Target Senin (23/3), rumah sakit darurat Covid-19 bisa operasional. Kami, siap laksanakan tugas yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR untuk membantu penanganan Covid 19," kata dia.

Kementerian PUPR, akan berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan pihak terkait lainnya, agar ruang rawat inap serta fasilitas pendukung rumah sakit darurat bisa segera rampung. Lebih lanjut, Khalawi menerangkan, empat tower yang disiapkan di Wisma Atlet, Kemayoran Jakarta. Di antaranya, tower 1, 3, 6, dan 7.

Keempat tower tersebut, diperkirakan dapat menampung pasien cukup banyak. Namun, tetap memerhatikan kesehatan tenaga medis dan keamanan yang bertugas.

Sponsored

Adapun rencana pemanfaatan tower, Khalawi menjelaskan, untuk tower 1 mulai lantai 1 sampai 24 diperuntukkan bagi dokter dan tenaga medis. Jumlah kapasitas unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung sekitar 1.750 orang.

Sedangkan tower 3 mulai lantai 1 sampai 24 akan digunakan sebagai Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Jumlah unit, yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang.

Selanjutnya tower 6 mulai lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai rumah sakit darurat dan ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit, dapat menampung 1.750 orang. "Satu kamar diperkirakan dapat menampung tiga orang pasien," paparnya.

Adapun tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Lantai 1 akan digunakan sebagai IGD, lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang pemulihan. Sedangkan lantai 4 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien.

"Kapasitas unit ruang yang ada di tower 7 adalah 886 unit. Jika satu unit dapat menampung tiga orang maka kapasitas ruang rawat adalah 2.458 pasien," terangnya.

Berita Lainnya