sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kabar WNA China terinfeksi coronavirus di Bali, Dinkes: Penularan bisa di Shanghai 

Dinkes Bali menyatakan tidak ada kasus coronavirus yang teridentifikasi di Pulau Dewata.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Jumat, 14 Feb 2020 09:26 WIB
Kabar WNA China terinfeksi coronavirus di Bali, Dinkes: Penularan bisa di Shanghai 
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Pemprov Bali mengonfirmasi kebenaran seorang warga China yang positif coronavirus, telah berkunjung ke Bali akhir bulan lalu. Namun Dinas Kesehatan Bali memastikan wilayah Pulau Dewata bersih dari penyebaran virus jenis baru tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya mengatakan, tidak dapat dipastikan warga China bernama Jin itu tertular coronavirus di Bali. Sebab setelah kembali ke China melalui Shanghai pada 28 Januari, Jin baru dikonfirmasi terkena coronavirus pada 5 Februari 2020.

"Bisa saja penularan terjadi di Shanghai atau daratan China lainnya," kata Ketut dalam keterangan resmi yang diterima Alinea.id di Jakarta, Jumat (14/2).

Jin terbang dengan penerbangan Lion Air JT2618 dari Wuhan ke Denpasar, Bali, pada 22 Januari. Dia kemudian menetap di Bali sekitar sepekan sebelum terbang dengan Garuda Indonesia GA858 dari Bali ke Shanghai pada 28 Januari. Delapan hari setelah itu, pasien dinyatakan positif terjangkit coronavirus jenis baru.

Menurut Ketut, sudah ada 20 kasus observasi coronavirus di Bali. Sampel dari 14 kasus di antaranya telah diuji di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, dan dinyatakan negatif virus dengan nama resmi COVID-19.

"Apabila diambil masa inkubasi terpanjang yaitu 14 hari, sedangkan hari ini sudah hari ke-16 dan tidak ada satu pun kasus yang teridentifikasi di Bali, artinya yang bersangkutan tidak membawa atau menularkan coronavirus di Bali," kata Ketut.

Meski demikian, Ketut menyatakan pihaknya tetap melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran coronavirus di Bali. Pengawasan dilakukan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa, juga di lokasi wisatawan menginap.

Karena itu, Ketut menyatakan hingga saat ini belum ada coronavirus di Pulau Dewata. 

Sponsored

"Sampai saat ini Bali masih aman dari coronavirus dan siap menerima kunjungan wisatawan," ucapnya. 

Kepastian Jin terinfeksi coronavirus disampaikan otoritas Provinsi Anhui, China, setelah menerima informasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC Kota Huainan pada 5 Februari 2020. Pihak berwenang Anhui pun mengimbau para penumpang yang berada dalam penerbangan Garuda Indonesia GA858 yang sama dengan Jin, untuk memeriksakan diri ke rumah sakit jika merasa demam. 

Namun juru bicara Garuda Indonesia Dicky Irchamsyah mengaku belum menerima laporan terkait kasus tersebut.

Adapun Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala memastikan, penerbangan JT2618 dari Bandara Internasional Tianhe Wuhan tujuan Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 22 Januari telah dioperasikan sesuai standar prosedur.

"Penerbangan JT2168 dipersiapkan dengan baik. Sebelum keberangkatan, seluruh kru dan tamu menerima pemeriksaan kesehatan berdasarkan ketentuan yang ada," katanya.

Danang pun memastikan tidak ada penumpang atau kru pesawat yang membawa Jin ke Bali yang terjangkit coronavirus, sesuai pemeriksaan yang dilakukan tim medis. Penerbangan tersebut membawa dua pilot, satu kopilot, enam awak kabin, dua teknisi, dan 188 penumpang.

Waspadai lonjakan kredit bermasalah

Waspadai lonjakan kredit bermasalah

Rabu, 01 Apr 2020 17:59 WIB
Pecah kongsi di partai Tommy

Pecah kongsi di partai Tommy

Rabu, 01 Apr 2020 06:01 WIB
Memetik laba di tengah pandemi corona

Memetik laba di tengah pandemi corona

Selasa, 31 Mar 2020 17:51 WIB
Berita Lainnya