sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

WNI yang di karantina di Natuna berasal dari 29 provinsi, berikut datanya

Pemerintah berencana memulangkan mereka ke kampung halaman masing-masing pada Sabtu (15/2) pukul 13.00 WIB. 

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Kamis, 13 Feb 2020 19:45 WIB
WNI yang di karantina di Natuna berasal dari 29 provinsi, berikut datanya
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2491
Dirawat 2090
Meninggal 209
Sembuh 192

14 hari masa karantina dan observasi di Natuna terhadap 237 WNI, 1 WNA, dan 5 tim aju KBRI Beijing yang dipulangkan dari Wuhan, berakhir pada Sabtu (15/2). Pemerintah berencana memulangkan mereka ke kampung halaman masing-masing pada Sabtu (15/2) pukul 13.00 WIB. 

Berdasarkan data yang diterima Alinea.id, Kamis (13/2), mereka berasal dari 29 provinsi. Provinsi Jawa Timur menjadi daerah terbanyak, yakni 65 orang. Kalimantan Utara sebanyak 19 orang. DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan masing-masing 16 orang, Kalimantan Timur 15 orang, Aceh 13 orang, Jawa Tengah 10 orang,

Kemudian Jawa Barat dan Papua Barat masing-masing sembilan orang, Kalimantan Selatan delapan orang. Riau enam orang, Papua dan Banten lima orang, dan masing-masing empat orang berasal dari Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat serta Jambi.

Sementara Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bengkulu dan Bali masing-masing dua orang, serta satu orang berasal dari Sumatera Barat, Lampung, Gorontalo dan Bangka Belitung.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto, membenarkan data tersebut.

"Betul (data tersebut)," ucap Yurianto saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Kamis (13/2).

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa, mengaku sudah berkoordinasi dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Ini karena ada sembilan WNI sebagai mahasiswa Unesa yang mengikuti program observasi di Natuna.

"Sudah berkoordinasi efektif dengan rektor Unesa. Unesa juga sudah koordinasi dengan keluarga agar memberikan ruang yang kondusif. Tentu mereka juga berkoordinasi dengan Kadinkes Jatim," jelas Khofifah saat dihubungi wartawan.

Sponsored

Sebelumnya, pemerintah memastikan pemulangan WNI yang di karantina dan observasi di Natuna, Kepulauan Riau dilakukan pada Sabtu (15/2) pukul 13.00 WIB. 

"Akan kembali pada 15 (Februari) pukul 13.00 (WIB). Kalau nanti ada dinamika atau perkembangan, tentu nanti dari kantor (Kemenko) PMK akan menyampaikan lebih lanjut," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo setelah berkoordinasi dengan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dalam konferensi pers di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

Proses pemulangan dilakukan karena masa karantina dan observasi sudah sesuai dengan standar kesehatan internasional terkait coronavirus. "Sesuai dengan alokasi waktu, selama 14 hari sejak diterima di Natuna, maka jatuh pada 15 Februari pada pukul 12 siang," kata dia.

Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Senin, 06 Apr 2020 06:02 WIB
Menagih janji keringanan cicilan utang

Menagih janji keringanan cicilan utang

Senin, 06 Apr 2020 05:43 WIB
Berita Lainnya