sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Atlet Olimpiade China keluhkan minimnya pencegahan virus di hotel

Pandemi memang telah membayang-bayangi Olimpiade dengan penyelenggara melarang semua penggemar dari tempat-tempat di Tokyo.

Eqqi Syahputra
Eqqi Syahputra Selasa, 13 Jul 2021 11:12 WIB
Atlet Olimpiade China keluhkan minimnya pencegahan virus di hotel

Atlet China pertama yang tiba di Jepang untuk Olimpiade Tokyo mengeluh, bahwa tindakan pencegahan yang buruk di hotel, akan meningkatkan risiko terkena Covid-19.

Pandemi memang telah membayang-bayangi Olimpiade dengan penyelenggara melarang semua penggemar dari tempat-tempat di Tokyo untuk menonton langsung, yang mana merupakan pukulan besar bagi acara tersebut.

Beberapa daerah terpencil diizinkan untuk memiliki penggemar domestik dalam jumlah terbatas, dengan penonton luar negeri telah dilarang beberapa bulan lalu, serta penyelenggara telah berjanji bahwa acara tersebut akan aman.

Namun, setelah mereka tiba di Enoshima, sebuah pulau kecil tempat perlombaan pelayaran akan berlangsung, tim layar China mengeluhkan tindakan pencegahan yang tidak memadai di hotel mereka.

"Tim China tinggal di satu lantai, tetapi bergaul dengan turis di hotel tentu saja merupakan bahaya tersembunyi," kata Zhang Xiaodong, kepala Asosiasi Pelayaran China, kepada kantor berita Xinhua, Minggu. "Kami sedang berkonsultasi dengan panitia penyelenggara tentang masalah ini," tutur dia lagi.

Desa tempat Olimpiade di Tokyo ditutup, dengan hanya staf yang berwenang yang diizinkan masuk. Namun, kompetisi berlayar dan selancar angin akan diadakan jauh dari Desa, dengan para pesaing tersebut menginap di hotel Olimpiade yang ditunjuk di dekat tempat tersebut.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah merilis buku pedoman yang menawarkan pedoman keselamatan bagi para atlet, tetapi membebaskan diri dari tanggung jawab apapun jika mereka terkena virus.

Kekhawatiran coronavirus telah menyebabkan seruan di Jepang agar Olimpiade ditunda atau bahkan dibatalkan. Penyelenggara mengatakan para atlet akan dites virus setiap hari begitu mereka tiba di Tokyo.

Sponsored

Dan meskipun tidak wajib divaksinasi, IOC mengatakan hingga 80% atlet akan menerima dosis mereka sebelum Olimpiade dimulai pada 23 Juli.

Sumber : Japan Today

Berita Lainnya