sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Coutinho dan Firmino telah memberi tahu Liverpool cara mengalahkan Man City

Kemenangan meyakinkan Liverpool di kandang City terjadi pada November 2015 ketika mereka membuat membekap Manchester Biru 4-1. 

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Sabtu, 09 Apr 2022 12:01 WIB
Coutinho dan Firmino telah memberi tahu Liverpool cara mengalahkan Man City

Salah satu titik paling krusial Liverpool untuk merebut gelar juara Liga Inggris 2021-2022 datang akhir pekan ini, saat mereka bertandang ke Etihad Stadium. Persoalannya, The Reds tidak punya catatan apik saat main di kandang Manchester City itu.

The Reds mungkin telah mengklaim kemenangan 2-1 di perempat final Liga Champions 2017/18, tetapi catatan menunjukkan Liverpool hanya menang dalam satu dari 12 kunjungan terakhir mereka saat di Liga Premier. 

Kemenangan meyakinkan Liverpool di kandang City terjadi pada November 2015 ketika mereka membekap Manchester Biru 4-1. Philippe Coutinho dan Roberto Firmino tampil membunuh City dalam laga ini. Keduanya masing-masing mencetak satu gol.

Penampilan tim dengan racikan Klopp, saat itu banyak menuai pujian. Liverpool digadang-gadang telah menemukan bentuknya untuk menjadi tim besar di kemudian hari.

Sponsored

Inspirasi apa yang dapat diambil Liverpool dari pertandingan ini saat mereka ingin mengakhiri rekor tanpa kemenangan di kandang City? Situasinya, tentu saja, sangat berbeda, tetapi beberapa persamaan memang ada.

Sebagai contoh, City tidak diperkuat pemain bertahan Vincent Kompany, sama seperti mereka kemungkinan besar tanpa pemain terbaik tahun Ini Rúben Dias. Sayangnya untuk Liverpool, John Stones dan Aymeric Laporte menawarkan penutup yang lebih meyakinkan daripada Mangala dan Martín Demichelis.

Ciri khas penampilan Liverpool pada 2015 adalah menghukum kesalahan lawan: Sagna dan Mangala harus membayar karena blunder. Dan Liverpool, yang lima penyerangnya telah mengungguli City dengan selisih 34 gol sejauh musim ini (91 berbanding 57) tampaknya memiliki keunggulan klinis pada lawan yang tidak memiliki striker. Mereka terkenal kejam, sementara City bisa terjerumus ke dalam kebuntuan.

Berita Lainnya