sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Divaksin Covid-19, Jonatan Christie: Membuat antibodi lebih enak

Program vaksinasi Covid-19 tahap kedua juga menyasar atlet, terutama yang akan bertanding di kompetesi nasional ataupun global.

Silvia Nita Nur Aryanti
Silvia Nita Nur Aryanti Jumat, 26 Feb 2021 16:42 WIB
Divaksin Covid-19, Jonatan Christie: Membuat antibodi lebih enak
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Pebulu tangkis nasional, Jonatan Christie, merespons positif program vaksinasi Covid-19 untuk atlet. Alasannya, menjadi hal penting jelang pertandingan, seperti All England Open Badminton Championships.

"Vaksin membuat antibodi lebih baik. Efek setelah divaksinasi cuma pegel biasa, seperti normalnya kalau divaksinasi. Waktu vaksin polio juga rasanya sama, hanya terasa pegal saja," kata Jojo, sapaannya, saat mengikuti vaksinasi massal di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/2).

Hal serupa disampaikan Anthony Sinisuka Ginting, rekan Jonathan Christie di tim nasional nomor tunggal putra. Dirinya bersyukur diberi kesempatan divaksin Covid-19.

"Jadi lebih percaya diri lagi ke depannya," ujarnya. "Vaksin jadi satu yang membuat imun saya tambah baik. Semoga ini jadi langkah awal yang bagus juga untuk bisa menjaga tubuh dan kesehatan selama nanti dalam pertandingan."

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menambahkan, vaksinasi untuk atlet, termasuk pelatih dan tenaga pendukungnya, penting dalam persiapan menghadapi kompetisi nasional maupun internasional.

"Jangan sampai mereka tidak bisa mengikuti kompetisi karena terpapar Covid-19, apalagi di tingkat internasional mereka juga membawa nama baik bangsa," jelasnya.

Dirinya menerangkan, ada dua kesempatan bendera merah putih dikibarkan di kancah internasional. Salah satunya ketika olahragawan memenangi kompetisi. "Oleh karenanya, atlet itu penting untuk diberikan vaksin Covid-19 lebih awal."

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menyatakan, secara kumulatif ada sekitar 5.000 atlet, pelatih, dan tenaga pendukung yang akan diberikan vaksin Covid-19 secara bertahap. Imunisasi diprioritaskan kepada yang akan berkompetisi dalam waktu dekat.

Sponsored

"Tahap selanjutnya, para atlet di daerah bisa mulai divaksin di domisili masing-masing, kemudian ditambah dengan yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua," tandasnya.

Berita Lainnya