sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemprov Jakarta putuskan Monas jadi lintasan Formula E

Sempat berencana menggunakan kompleks GBK. Sesaat ditolak KP Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Selasa, 11 Feb 2020 14:36 WIB
Pemprov Jakarta putuskan Monas jadi lintasan Formula E
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggunakan sebagian kompleks Monumen Nasional (Monas) sebagai lintasan Formula E. Menyusul adanya restu Komisi Pengarah (KP) Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

"Per sore kemarin (Senin, 10/2), arahnya kembali ke Monas. Kemensetneg (Kementerian Sekretariat Negara) sudah kasih 'lampu hijau'," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jakarta, Saefullah, di Balai Kota, Selasa (11/2).

Kemensetneg selaku KP, mulanya tak merestui kawasan Monas sebagai sirkuit balapan mobil listrik cepat. Rencananya digelar 6 Juni 2020. Dasarnya, ikon Ibu Kota dan Indonesia itu merupakan situs wisata cagar budaya.

Pemprov lantas berkoordinasi dengan pelaksana, PT Jakarta Propertindo (Perseroda); pengelola; dan Federasi Otomotif Internasional (FIA). Untuk menentukan perubahan trek.

Beberapa hari berselang, KP menganulir keputusannya. Namun, dengan beberapa syarat. Seperti perencanaan konstruksi lintasan, tribun penonton, dan fasilitas lain harus sesuai regulasi.

Bang Ipul, sapaan Saefullah, menambahkan, sempat ada lintasan alternatif yang telah disusun. "(Kompleks) GBK (Gelora Bung Karno), salah satunya," ucap dia.

Dirinya melanjutkan, pemprov kini mempersiapkan infrastruktur Formula E. Termasuk rencana sosialisasi kepada publik.

"Targetnya, April harus sudah selesai infrastrukturnya. Karena akan ada uji coba, ya. Jadi, dua bulan sebelum event, itu harus sudah ada uji coba," tuturnya.

Sponsored
Berita Lainnya