sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Target Jokowi di Asian Para Games 2018

Presiden Jokowi ingin prestasi di Asian Para Games 2018 meningkat.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Kamis, 27 Sep 2018 13:26 WIB
Target Jokowi di Asian Para Games 2018

Presiden Joko Widodo berharap Indonesia tidak hanya sukses menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018, tapi juga dapat meningkatkan prestasi di ajang ini. Jokowi pun mengharapkan raihan prestasi di Asian Games dapat diikuti di Asian Para Games, yang akan berlangsung pada 6-13 Oktober 2018 mendatang.

Indonesia menempati posisi 9 di Asian Para Games 2014 yang berlangsung di Incheon, Korea Selatan. Saat itu, Indonesia meraih total 38 medali, dengan 9 emas, 11 perak, dan 18 perunggu.

Sementara pada ajang Asian Games 2018, Indonesia berhasil mengunci posisi di peringkat 4, dengan raihan 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu. 

"Kita berharap bahwa dalam Asian Para Games 2018 ini, Indonesia bisa masuk delapan besar, target saya 8 besar," kata Jokowi usai meninjau latihan atlet Asian Para Games 2018 di Kompleks Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Pusat, Kamis (27/9).

"Tidak masuk 8 besar gak apa apa, 4 besar saja. Keplesetnya jangan ke bawah tapi ke atas," tambahnya. 

Jokowi pun menjanjikan bonus besar bagi para atlet berprestasi di ajang ini. Dia menegaskan, besarannya akan sama dengan bonus yang diberikan pada atlet berpresasi di Asian Games 2018 lalu.

"Sudah saya sampaikan bonus tidak ada perbedaan, sama. Begitu uang ada, pasti langsung, sama. Kita ingin semuanya diberikan secepatnya," kata Jokowi.

Pada Asian Games 2018 lalu, atlet peraih medali emas mendapat bonus senilai Rp1,5 miliar tanpa dipotong pajak. Adapun untuk atlet ganda, bonus yang diberikan senilai Rp1 miliar per orang, sementara untuk beregu mendapatkan masing-masing Rp750 juta.

Sponsored

Atlet tunggal yang meraih medali perak, mendapat bonus Rp500 juta, ganda Rp400 juta, dan beregu Rp300 juta per orang. Sedangkan peraih medali perunggu dihadiahi Rp250 juta, ganda Rp200 juta, dan beregu Rp150 juta per atlet.

Sedangkan untuk pelatih yang anak didiknya meraih medali emas, mendapatkan bonus senilai Rp450 juta, perak Rp150 juta, dan perunggu Rp75 juta. Asisten pelatih perorangan/ganda mendapatkan Rp300 juta untuk emas, Rp100 juta untuk perak, dan Rp50 juta untuk perunggu.

Selain itu, para atlet Asian Para Games juga akan mendapat kesempatan yang sama dengan atlet Asian Games, untuk masuk PNS dan BUMN.

Karenanya, Jokowi meminta para atlet untuk berlatih keras agar dapat menunjukkan penampilan terbaiknya di ajang tersebut. Dari segi penyelenggaraan, Jokowi menyatakan Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committee (INAPGOC) selaku panitia penyelenggara, telah melakukan persiapan dengan baik. 

"Saya kira venue-venue, kita lihat sudah siap dan mulai dipasang alat-alat dan prasarana yang dibutuhkan di venue-venue itu," katanya.

Presiden Jokowi juga meminta iklan Asian Games dialihkan ke Asian Para Games 2018. Sebab slot iklan Asian Games 2018 telah dikontrak hingga akhir tahun nanti.

"Saya tadi sudah perintahkan Pak Menpora untuk bisa diselesaikan, agar ada peralihan dari Inasgoc ke Inapgoc," kata Jokowi.

Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari mengatakan, gelaran ini akan diikuti oleh sekitar 5.000 atlet dan ofisial dengan 1.100 di antaranya menggunakan kursi roda. Selain itu, ada 8.000 volunters, 5.000 pekerja lapangan, dan 800 media dari nasional maupun internasional yang akan terlibat dalam ajang ini.