logo alinea.id logo alinea.id

33 lembaga survei daftar ke KPU 

Hanya lembaga yang terdaftar di asosiasi lembaga survei yang berhak merilis quick count.

Robi Ardianto
Robi Ardianto Kamis, 14 Mar 2019 19:55 WIB
33 lembaga survei daftar ke KPU 

Sebanyak 33 lembaga survei telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, ke-33 lembaga survei itu mendaftar demi mendapatkan hak menayangkan hasil hitungan cepat (quick count) Pemilu 2019.

"Lembaga survei yang akan berpartisipasi itu harus mendaftar ke KPU sesuai aturan. Selain itu (yang tidak terdaftar), ya melanggar aturan," kata Wahyu kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (14/3).

HaWahyu menerangkan KPU bakal memverifikasi ke-33 lembaga itu. Salah satu syarat lembaga survei bisa mempublikasikan hasil hitung cepat ialah lembaga itu terdaftar di asosasi lembaga survei semisal Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi). 

"Tetapi, memang pengertian mendaftar ini kan belum tentu memenuhi syarat. Nah, kan mereka harus mematuhi mekanisme yang ada sehingga nanti KPU akan melihat sesuai persyaratan itu," ujarnya. 

Aturan terkait syarat lembaga survei terdapat dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 10 Tahun 2018 pasal 28 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum. 

Lebih jauh, Wahyu mengatakan, lembaga survei baru boleh merilis hasilnya paling cepat 2 jam setelah tempat pemungutan suara (TPS) ditutup.  Lembaga survei yang merilis hasil quick count lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan KPU bakal dikenakan sanksi. 

"Pengumuman hasil survei itu baru dapat disampaikan kepada masyarakat dua jam setelah TPS ditutup, WIB (waktu Indonesia barat) ya. Kalau sebelum dua jam itu hasil survei sudah diumumkan? Ya, berarti melanggar hukum. Itu ada sanksinya dalam UU nomor 7 tahun 2017," ucapnya.

Dalam Pasal 540 Ayat (5) UU Pemilu, disebutkan bahwa pelanggar ketetapan KPU terkait quick count terancam pidana paling lama 1 tahun 6 dan denda maksimal 18 juta. 

Sponsored

Berikut 33 nama lembaga survei yang terdaftar di KPU:

1. Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI)
2. Poltracking Indonesia
3. Indonesian Research and survei (IRES).
4. OnlineSumut.com
5. Pusat Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Radio Republik Indonesia.
6. Charta Politika Indonesia
7.  Indo Barometer
8. Penelitian dan Pengembangan Kompas
9. Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC).
10. Indikator Politik Indonesia
11. Indekstat Konsultan Indonesia 
12. Jaringan Suara Indonesia 
13. Populi Center
14. Lingkaran Survey Kebijakan Publik
15. Citra Publik Indonesia
16. Survey Strategi Indonesia
17. Jaringan Isu Publik
18. Lingkaran Survey Indonesia 
19. Citra Komunikasi LSI
20. Konsultan Citra Indonesia
21. Citra Publik
22. Cyrus Network 
23. Rakata Institute 
24. Lembaga Survei Kuadran
25. Media Survei Nasional
26. Indodata
27. Survey & Polling Indonesia (SPIN)
28. Celebes Research Center
29. Roda Tiga Konsultan
30. Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID)
31. Indomatrik
32. Puskaptis
33. Pusat Riset Indonesia