sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

73% daerah tuntas hibahkan anggaran Pilkada 2020

Pilkada 2020 akan dilaksanakan di 270 daerah.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Rabu, 22 Jul 2020 11:45 WIB
73% daerah tuntas hibahkan anggaran Pilkada 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 137568
Dirawat 39290
Meninggal 6071
Sembuh 91321

Baru 73% dari 270 daerah pelaksana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang realisasi naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) mencapai 100% per Selasa (21/7). Kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), khususnya. 

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun mendesak pemerintah daerah (pemda) penyelenggara kontestasi lima tahunan itu untuk mencairkan sisa anggaran dalam waktu dekat.

"Kami akan menugaskan Irsus Inspektorat Jenderal Kemendagri untuk memeriksa dan memastikan pencairan ini segera tuntas terlaksana," ucap Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Bahtiar.

"Pilkada adalah program strategis nasional yang diatur dalam konstitusi. Karenanya, wajib dilaksanakan oleh kepala daerah," sambung dia, menukil situs web Kemendagri.

Berdasarkan data Kemendagri, sebanyak 197 dari 270 daerah penyelenggara Pilkada 2020 menyalurkan 100% hibah kepada KPU. Sebesar enam daerah lain distribusinya di bawah 40%, seperti Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Karawang, Seram Bagian Timur, dan Yahukimo.

Berikutnya, 192 daerah telah menyalurkan 100% hibah kepada Bawaslu. Pencairan di lima daerah kurang dari 40%, yakni Halmahera Barat, Kota Bandar Lampung, Pulau Taliabu, Pegunungan Bintang, dan Samosir.

"Kemendagri mengapresiasi daerah yang sudah mentransfer 100% dana pilkada kepada penyelenggara. Untuk daerah lain, kami dorong untuk segera cairkan sisanya karena tahapan pilkada sudah dilanjutkan. Tidak bisa menunggu lagi," tuntasnya.

Pilkada 2020 rencananya dilaksanakan di 270 daerah, meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Sponsored

Prosesnya sempat dihentikan sementara saat baru menjalani lima dari 15 tahapan lantaran pandemi coronavirus baru (Covid-19). Namun, dilanjutkan kembali dan diputuskan pemilihan berlangsung 9 Desember.

Berita Lainnya