logo alinea.id logo alinea.id

Asosiasi Nelayan Tradisional puji program bank mikro Jokowi

Permodalan para nelayan masih menjadi satu tantangan terbesar dalam pembangunan program maritim Jokowi.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 06 Feb 2019 19:39 WIB
Asosiasi Nelayan Tradisional puji program bank mikro Jokowi

Permodalan para nelayan masih menjadi satu tantangan terbesar dalam pembangunan program maritim Jokowi.

Sistem permodalan bagi nelayan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) dalam pemerintahan Jokowi di bidang maritim. Meski sudah mengambil beberapa pangkah untuk membantu permodalan di lingkungan nelayan, namun persoalan itu masih belum juga dianggap solusi ampuh oleh para nelayan.

Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia, Riza Damanik mengungkapkan pada dasarnya Jokowi telah memberikan solusi melalui program Bank Mikro Nelayan. Bank Mikro Nelayan itu sudah berada di sekitar 150 daerah.

"Ada kurang lebih 150 daerah dan di bawah Badan Layanan Usaha, salah satunya di Indramayu itu ada anggota kita (Kesatuan Nelayan Indonesia) yang mendapatkannya," ujarnya di Rumah Cemara, rumah pemenangan Paslon Jokowi-Ma'ruf Amin, Rabu (6/2).

Ia pun tak menampik persoalan modal di nelayan memang menjadi salah satu kendala terbesar bagi kesejahteraan. Pasalnya kondisi nelayan yang memiliki modal kebanyakan meminjam dari seorang tengkulak yang memberlakukan bunga serta mengharuskan hasil tangkapan para nelayan dijual dengan harga murah

"Survei terakhir Kementerian Kelautan memang 66% yang menghambat UMKM nelayan adalah permodalan," ucapnya.

Lebih lanjut Riza menyebutkan pengembangan Bank Mikro Nelayan diyakini dapat menuntaskan persoalan modal di nelayan jika Jokowi kembali memenangkan pilpres mendatang. Apalagi dalam data terakhir tidak ada penunggakkan pembayaran dari para nelayan.

Riza juga berpendapat tidak terlalu ditonjolkannya program maritim dalam visi misi Jokowi di periode kedua karena skema yang ada sudah kokoh untuk dijadikan modal. Menurutnya Jokowi hanya butuh melanjutkan karena persoalan maritim sudah cukup banyak terselesaikan.

Sponsored