logo alinea.id logo alinea.id

Bambang Widjojanto minta saksi kubu Prabowo dilindungi

BW khawatir petahana menyalahgunakan wewenangnya dan menekan para saksi.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Jumat, 14 Jun 2019 14:49 WIB
Bambang Widjojanto minta saksi kubu Prabowo dilindungi

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) belum mau mengungkap saksi-saksi yang bakal dihadirkan di sidang perkara sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Namun demikian, BW mengatakan akan meminta perlindungan saksi kepada MK. 

"Karena yang dihadapi adalah (calon) petahana dan petahana juga merangkap sebagai Presiden. Maka dia punya potensi menggunakan seluruh sumber dayanya agar seluruh proses pemeriksaan di sini tidak bisa memberi akses keadilan. Ada potensi seperti itu," kata BW di Gedung MK, Jum'at (14/06).

Karena itu, BW berharap MK bisa memperhatikan aspek perlindungan saksi dalam persidangan MK. Menurut dia, para saksi harus benar-benar merasa aman sehingga bisa mengungkapkan fakta-fakta yang mereka ketahui tanpa tekanan. 

"Bisa tidak, kalau ada kepala desa yang laporkan ada kecurangan aparat tertentu, dijamin keselamatannya? Itu yang jadi concern kami karena kami dapat saksi dengan concern (seperti) itu. Maka, kalau saya kemukakan, apa jaminan dia?" ujar BW. 

Pengamat politik Universitas Telkom Dedi Kurnia Syah, menilai pernyataan BW itu semata merupakan paranoia atas potensi penyalahgunaan kekuasaan oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo. 

"Pesan tersebut tidak semata soal permohonan perlindungan, tetapi lebih pada kesan adanya sikap represif di pemerintah," kata Dedi saat dihubungi Alinea.id, Jumat (14/5). 
 
Dedi juga membuka peluang pernyataan BW tersebut hanya sekadar upaya meraup simpati publik di sidang MK. "Pertama, membuat pernyataan persetujuan. Kedua, membangun penolakan. Sehingga konsep semacam ini sengaja dibangun untuk membingungkan publik," ujarnya. 

Lebih jauh, Dedi berharap MK memenuhi pemintaan BW dan mengamankan para saksi. "Karena bila terjadi sesuatu hal, maka pesan ini akan dianggap linier dengan apa yang dikhawatirkan sebelumnya," kata dia. 


 

Sponsored