sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id
Live Streaming

Belajar pemilu saat pandemi, Tito panggil Dubes Korsel

Pilkada 2020 akan dilaksanakan pada 9 Desember.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Senin, 08 Jun 2020 18:55 WIB
Belajar pemilu saat pandemi, Tito panggil Dubes Korsel

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengundang Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia, Kim Chang-Beom, ke kantornya di Jakarta, Senin (8/6). Dalihnya, mengetahui kesuksesan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) di tengah pandemi coronavirus baru (Covid-19).

"Belajar dari Korea Selatan inilah tadi kami mengundang duta besar Korea Selatan. Beliau banyak memberikan masukan," katanya, beberapa saat lalu.

Korsel, menurutnya, sukses menggelar pemilihan legislatif (pileg) di tengah pandemi, 15 April 2020. Padahal, tahapan-tahapannya dimulai sejak awal tahun ini. "Dan justru angkanya sedang meningkat."

Selain itu, tambah Tito, angka partisipasi pemilih juga tertinggi sejak Pemilu 1992, sebesar 96,6%. "Dan kemudian berlangsung juga aman tanpa ada ledakan kasus Covid-19," jelasnya.

Bekas Kapolri ini melanjutkan, "Negeri Gingseng" memberikan beberapa saran terkait rencana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, rencananya digelar akhir tahun. Dukungan publik yang tinggi, salah satunya.

Selanjutnya, menerapkan protokol kesehatan; serta mengakomodasi hak pilih pemilih yang positif Covid-19, sedang karantina, dan masyarakat luas.

"Bagaimana penggunaan alat protektif, kemudian jenis-jenis proteksi apa yang dipakai pada saat pemilihan umumnya, dan lain sebagainya," imbuh Tito.

Sementara itu, Chang-Beom berharap, Indonesia sukses menggelar pilkada. "(Semoga) sukses, aman, dan juga dengan partisipasi yang sangat tinggi," ucapnya.

Sponsored

Dia menerangkan, butuh kepercayaan publik, aksi solidaritas, kolaborasi saling menjaga diri, menerapkan protokol kesehatan, dan dukungan semua pihak demi keberhasilan pilkada.

"Bagi Indonesia, tentu perlu sebuah keyakinan dan kepercayaan dan juga kerja sama bersama gotong-royong untuk menunjukkan sebuah model baru, sebuah model sukses pilkada dan pemilu kepada dunia," urainya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Komisi II DPR dan Kemendagri bersepakat melanjutkan tahapan Pilkada 2020 setelah sempat ditunda karena pandemi. Diputuskan pemilihan digelar 9 Desember mendatang. (Ant)

Berita Lainnya