logo alinea.id logo alinea.id

BPN klaim revisi visi misi sesuai arahan KPU

Anggota tim BPN mengklaim pihaknya diminta oleh Ketua KPU RI Arief Budiman untuk merevisi visi misi.

Kudus Purnomo Wahidin Jumat, 11 Jan 2019 20:57 WIB
BPN klaim revisi visi misi sesuai arahan KPU

Anggota Tim Ekonomi, Penelitian, dan Pengembangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika, menyayangkan keputusan KPU menolak visi misi Prabowo-Sandi yang baru. Menurut dia, revisi yang dilakukan tim BPN sesuai dengan arahan KPU. 

Ia menuturkan, tim BPN dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf pernah diundang KPU RI untuk rapat bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro. Dalam rapat itu, kedua timses diminta mendengarkan arahan dari Bambang terkait Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2019-2024. 

"Di sana Bapak Bambang Brodjonegoro menyampaikan telah menyelesaikan RPJMN 2019-2024 dan para capres diminta menyesuaikan visi misi dengan RPJMN tersebut supaya tak salah membuat ketika membuat program ketika menjabat," ujar Harryadin di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

Setelah rapat tersebut, Ketua KPU RI Arief Budiman mempersilakan kedua paslon untuk menyesuaikan visi misi sesuai dengan arahan Bambang. Pasalnya, pada rapat pendaftaran capres-cawapres belum ada arahan dari Menteri Bappenas.

"Pernyataan ini bisa dikutip kami juga memegang dokumen, ada notulen, ada dokumentasinya. Banyak beritanya supaya KPU RI tak lupa, dan jika ditanya kami akan menunjukkannya," tegas Harryadin.

Harryadin menegaskan, pihak BPN Prabowo-Sandi sangat serius mempersiapkan revisi visi misi. Itulah kenapa revisi baru disampaikan sepekan menjelang debat perdana. 

"KPU RI juga sampaikan revisi bisa disampaikan seminggu atau beberapa hari sebelum debat pertama. Itu jadi pegangan kita dengan dokumen dari Bappenas dan keluar visi misi itu," imbuhnya.

Lebih jauh, Harryadin juga menepis tudingan kubu Jokowi-Ma'ruf yang menyebut BPN Prabowo-Sandi mencontek kubu Jokowi-Ma'ruf saat merevisi visi misi. Menurut dia, visi misi keduanya identik karena sama-sama mengikuti arahan Bappenas. 

Sponsored

"Ada juga yang didapati setelah Prabawo-Sandi turun ke lapangan. Jadi bukan hanya karena dari Bapennas saja," pungkasnya. 

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman menyebut tak bisa menerima dokumen visi misi baru selain yang sudah disetorkan oleh masing-masing tim sukses kedua paslon pada saat pendaftaran capres-cawapres.