sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

BPN klarifikasi Hashim terima dukungan anak cucu PKI

Adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo mengaku akan menerima seluruh dukungan untuk Capres 02 termasuk dari anak cucu PKI.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Senin, 28 Jan 2019 19:10 WIB
BPN klarifikasi Hashim terima dukungan anak cucu PKI

Adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo mengaku akan menerima seluruh dukungan untuk Capres 02 termasuk dari anak cucu Partai Komunis Indonesia (PKI).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Gamal Albinsaid mengatakan tak bisa menolerir pengaruh PKI masuk ke Indonesia. Sehingga, ia merasa hal tersebut tak perlu dipertanyakan.

"Pertama kami tak menolerir mengenai pemikiran-pemikiran komunis di Indonesia," paparnya saat ditemui di Pusat Media Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (28/1).

Gamal menyatakan, tak mau terlalu jauh menanggapi persoalan pernyataan Direktur Komunikasi dan Media Hashim Djojohadikusumo. Sebab menurutnya, hal tersebut dapat mengaburkan isu ekonomi yang kini tengah digaungkan oleh Prabowo-Sandi, terutama terkait lapangan perkerjaan.

"Kami akan fokus pada isu ekonomi dan kami akan memastikan narasi ekonomi menjadi pembahasan utama kami," ungkapnya.

Secara terpisah, Ketua BPN Prabawo-Sandi, Djoko Santoso membantah pihaknya akan menerima suara dari anak cucu bekas anggota PKI. Menurut dia, hal itu dapat bertentangan dengan TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966 tentang pembubaran PKI. 

Hal tersebut disampaikan Djoko Santoso seusai acara pembacaan Petisi Pilpres Netral, Jujur dan Adil bersama Purnawirawan TNI-Polri, di Jalan Bangka IX Nomor 1B, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (28/1). 

Ia menegaskan bahwa pernyataan Hashim Djojohadikusumo yang akan menerima suara dari keturunan PKI adalah tidak benar. "Enggak ada itu. Kami enggak ada terima suara dari PKI," ungkapnya.

Sponsored

Lebih lanjut, mantan Panglima TNI itu menegaskan setiap pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 harus diseleksi terlebih dahulu, sebelum benar-benar melakukan kerja-kerja pemenangan. 

"Ya semua (pendukung) harus diseleksi dong. Intinya kalau dia mau jadi anggota, ada prosedur dan mekanismenya," pungkasnya.

Saat di Gedung Bhayangkari, Jakarta Selatan, Hashim mengaku akan menerima dengan tangan terbuka siapapun yang mendukung pasangan Prabowo-Sandi. Dukungan anak cucu PKI kepada Prabowo-Sandi juga tidak bermasalah selama tidak menyebarkan paham komunis.

"Kami akan terima dukungan dari manapun kecuali iblis, kecuali setan, yang lain kami terima, Prabowo terima. Bahkan anak dan cucu PKI pun, cicit PKI, akan kami terima dukungannya," kata Hashim.