logo alinea.id logo alinea.id

Debat pertama Pilpres 2019, Polisi kerahkan 2000 personel

Pihak kepolisian akan dibantu TNI mengamankan debat Pilpres 2019.

Kudus Purnomo Wahidin Senin, 14 Jan 2019 17:10 WIB
Debat pertama Pilpres 2019, Polisi kerahkan 2000 personel

Sebanyak 2000 personel polisi dari Polda Metro Jaya akan dikerahkan untuk mengamankan saat debat calon presiden dan wakil presiden pada 17 Januari 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta. Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Selain pihak kepolisian, kata Argo, para personelnya akan dibantu oleh pihak TNI. Para personel Polri dan TNI nantinya bertugas tak hanya mengamankan potensi kejahatan yang datang dari luar. Tetapi juga dari dalam, termasuk mengamankan dan menertibkan para pendukung masing-masing pasangan calon.

“Untuk pengamanan debat capres, dari Polda Metro Jaya bersama dengan TNI akan melakukan pengamanan debat capres-cawapres yang pertama yang akan dilaksanakan di Hotel Bidakara,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/1).

Lebih lanjut, kata Argo, agar debat berjalan kondusif pihaknya meminta kepada para pendukung pasangan calon untuk turut menjaga stabilitas jalannya debat. 

“Saat mengamankan jalannya debat tersebut, kami berharap kepada para pendukung pasangan masing-masing capres-cawapres untuk tertib,” ujarnya.

Perlu diketahui, debat kandidat pasangan calon akan digelar pada 17 Januari nanti di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Tema debat kali ini bahasannya tentang hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi dan terorisme.

Sementara  Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Wahyu Setiawan, meyakini debat capres-cawapres perdana di Pemilu Presiden 2019 akan mengedukasi masyarakat. Selain itu, debat ini juga bakal dipenuhi hal-hal substantif. 

"Insya Allah cukup mengedukasi, menarik dan menyentuh hal-hal substantif," kata Wahyu. 

Sponsored

Pasalnya, kata Wahyu, debat antarcapres-cawapres akan terjadi sejak segmen kedua berlangsung. Pada segmen itulah moderator akan mengajukan pertanyaan panelis kepada para kandidat dan jawaban kandidat akan mendapat sanggahan dari kandidat lain. 

Kemudian, juga akan ada segmen pertanyaan tertutup dengan masing-masing kandidat diberikan kesempatan bertanya kepada pasangan lain. Adapun pertanyaan tertutup ini hanya diketahui oleh masing-masing kandidat.

Wahyu mengatakan, waktu debat secara keseluruhan akan berlangsung selama 90 menit, terdiri atas enam segmen. Segmen pertama, penyampaian visi-misi dari masing-masing pasangan calon. Segmen kedua dan ketiga menjawab pertanyaan terbuka yang telah disusun panelis dan sudah diberikan kepada masing-masing pasangan calon sepekan sebelum debat.

Segmen keempat dan kelima, pertanyaan tertutup masing-masing pasangan calon kepada pasangan calon lainnya. Terakhir segmen keenam, KPU memberikan waktu kepada masing-masing pasangan calon untuk memberi pernyataan penutup.