sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Fadli Zon minta 9 bupati pendukung Jokowi di Maluku diperiksa

Fadli Zon meminta Bawaslu untuk memeriksa 9 bupati di Maluku.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 04 Feb 2019 14:44 WIB
Fadli Zon minta 9 bupati pendukung Jokowi di Maluku diperiksa

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, meminta sebanyak 9 dari 10 bupati di Maluku yang menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin diperiksa oleh Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu. 

“Tolong Bawaslu periksa mereka, apakah melanggar atau tidak. Sebab, ada juga di Sumatra Barat 10 orang pakai tanda tangan. Diperiksa dong jangan seperti kami saja kalau ada yang mendukung kemudian seperti diteror, diintimidasi,” kata Fadli Zon saat ditemui di Jakarta pada Senin (4/2).

Menurut Fadli, pemeriksaan terhadap 9 bupati yang menyatakan dukungan kepada salah satu paslon diperlukan. Ini untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan. Misalnya terkait penggunaan fasilitas milik negara oleh kepala daerah pemerintahan kabupaten atau provinsi di Maluku.

Lebih lanjut, Fadli mengatakan, pihaknya pun tidak terlalu mengkhawatirkan adanya dukungan sejumlah kepala daerah untuk paslon Jokowi-Ma’ruf. Politikus Partai Gerindra itu mengklaim Koalisi Adil Makmur tetap kokoh dan tidak mengkhawatirkan dukungan tersebut. 

Adapun para kadernya yang tergabung dalam Koalisi Adil Makmur, Fadli Zon mengklaim akan tetap solid mendukung paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dia pun memastikan tak ada perpecahan dalam kbu Prabowo-Sandi yang bertekad untuk memperbaiki perekonomian. Karena alasan itulah, kata Fadli, menjadi pertimbangan para pendukung Prabowo-Sandi untuk tetap setia mendukung paslon nomor urut 02.

“Jadi, kami yakin para pendukung dari partai-partai koalisi, Gerindra, Demokrat, dari PKS, PAN, dan Partai Berkarya. Kami di lapangan banyak mendapat dukungan dari berbagai konstituen yang mereka terafiliasi dengan partai sebelah itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Fadli, pihaknya pun tak takut meski ada dukungan 9 bupati di Maluku terhadap paslon Jokowi-Ma’ruf. Pasalnya, dukungan tersebut tidak serta merta mewakili seluruh suara masyarakat Indonesia. 

“Suara para kepala daerah tersebut hanyalah mewakili perorangan. Bahkan dukungan itu diyakini tidak akan mempengaruhi elektabilitas Prabowo-Sandiaga Uno,” ujar Fadli Zon. 

Sponsored