logo alinea.id logo alinea.id

Fadli Zon tantang laporkan ke Polisi soal puisi

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan (DPP) Partai Gerindra Fadli Zon menantang untuk melaporkan dirinya terkait puisi yang ia buat.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Selasa, 12 Feb 2019 21:10 WIB
Fadli Zon tantang laporkan ke Polisi soal puisi

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan (DPP) Partai Gerindra Fadli Zon menantang untuk melaporkan dirinya terkait puisi yang ia buat.

Dia mempersilahkan para pihak yang ingin mempolisikan dirinya terkait puisi yang dibuat atas respons doa Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang Maimoen Zubair yang salah sebut nama beberapa waktu lalu.

Fadli mengatakan, puisi yang dibuatnya bukanlah ditujukan untuk kiai yang akrab disapa Mbah Moen itu. Puisi tersebut ditujukan untuk orang lain, sehingga Fadli Zon merasa tak bersalah.

"Mereka ada yang mau laporkan puisi? Silakan saja, tapi puisi itu bagian dari ekspresi. Saya tegaskan sebagai orang yang berekspresi, itu bukan untuk Mbah Moen, justru kita hormati Mbah Moen yang sedang berdoa," paparnya di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (12/2).

Fadli pun bersikeras tak ingin meminta maaf atas puisi tersebut. Sebab, ia mamandang puisi itu bukan bentuk pelanggaran moral maupun hukum.

"Untuk apa (minta maaf)? Saya tidak ada perbuatan yang melawan hukum di situ. Puisi itu bagian dari ekspresi, saya tegaskan itu sebagai bagian orang yang berekpsresi " ungkapnya.

Lebih lanjut, Fadli merasa puisi yang dibuatnya itu sengaja dibingkai negatif oleh pihak tertentu, untuk kepentingan politik.

"Saya kira kalau orang yang punya literasi coba dicek, jelas saya berulang kali katakan itu bukan buat Mbah Moen. Mbah Moen itu saya hormati, saya sebut kau penguasa tengik kan di situ, memang Mbah Moen penguasa? Ya, lagian itu puisi, tapi kalau mau digoreng-goreng ya goreng saja silakan," pungkasnya.

Sponsored
Hellboy: Film superhero dengan banyak lubang

Hellboy: Film superhero dengan banyak lubang

Sabtu, 20 Apr 2019 19:01 WIB
 Prabowo dan halusinasi kuasa

Prabowo dan halusinasi kuasa

Kamis, 18 Apr 2019 20:53 WIB