logo alinea.id logo alinea.id

Itikad mendongkrak partisipasi lewat Suara April

Film non komersial itu bakal tayang di sejumlah bioskop di Tanah Air.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Sabtu, 16 Mar 2019 06:08 WIB
Itikad mendongkrak partisipasi lewat Suara April

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar sosialisasi pemilu melalui lewat sebuah film berjudul Suara April. Film yang dibintangi sejumlah aktor dan aktris muda itu akan diputar di beberapa bioskop di Tanah Air. 

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, film non komersial itu menjadi salah satu medium KPU meningkatkan partisipasi pemilih dari kalangan milenial. 

“Kalau kita berhasil meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu ini, maka 2024 nanti semakin meningkat lagi partisipasinya,” ujar Arief usai gala premier film Suara April di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Jumat (15/3).

Penggunaan film sebagai alat sosialisasi pemilu bukan kali pertama dilakukan KPU. Pada 2014 lalu, KPU juga menjadikan film sebagai media sosialisasi. 

Terkait Suara April, Arief mengatakan film itu dibuat dengan sangat hati-hati agar tidak terkesan memojokkan atau mempromosikan salah satu pasangan calon di Pilpres 2019. 

"Sebenarnya film ini sudah selesai dibuat pada bulan lalu, tapi kita cek lagi agar dalam konten tidak ada simbol mengesankan (mendukung) salah satu pihak," ujarnya. 

Mengambil venue di sebuah desa menjelang pemilu, film berdurasi 90 menit itu menampilkan pentingnya memilih pemimpin terbaik tanpa harus saling sikut dan bersikap curang.

Pesan untuk masyarakat menggunakan hak pilih misalnya ditunjukkan lewat perjuangan seorang relawan demokrasi bernama Candra menyosialiasikan pemilu dari sekolah-sekolah. 

Sponsored

Di salah satu SMA di desa itu, Candra yang diperankan Bio One menunjukkan bahwa satu suara pun sangat penting untuk keutuhan Indonesia dengan cara unik, yaitu merangkai potongan-potongan puzzle

Ada pula tokoh Nur Laila yang diperankan Amanda Manopo. Laila yang berprofesi sebagai seorang guru di berbagai kesempatan selalu berupaya menularkan kesadaran pentingnya mencoblos pada masyarakat lainnya.

Dinamika film juga dibangun dengan menampilkan persaingan caleg bernama Rosalina dan Jimmy dalam berebut kursi legislatif. Muak berkompetisi dengan cara-cara kotor,  Rosalina yang diperankan Dewi Gita berinisiatif mengajak Jimmy untuk bersaing sehat dan mengampanyekan pemilu damai. 

Meskipun banyak adegan yang membingungkan, salah satu penonton bernama Danang mengapresiasi upaya KPU menyosialisasikan pemilu via film Suara April. "Awal mulanya saya menganggap relawan demokrasi ini berpihak, tapi ternyata di akhir menyatukan dua caleg," katanya.