sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi bangun jalan tol, BPN: Manfaatnya tak dirasakan masyarakat

Pemerintah selama ini lebih banyak membangun infrastruktur jalan tol, namun tidak sebanding dengan pembangunan jalan nasional.

Armidis
Armidis Minggu, 17 Feb 2019 22:03 WIB
Jokowi bangun jalan tol, BPN: Manfaatnya tak dirasakan masyarakat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 527.999
Dirawat 66.752
Meninggal 16.646
Sembuh 441.983

Koordinator juru debat pasangan calon nomor 02, Prabowo-Sandiaga, Ledia Hanifah, menilai pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh petahana atau pemerintahan Joko Widodo tidak banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. 

Pasalnya, kata Ledia, pemerintah selama ini lebih banyak membangun infrastruktur jalan tol, namun tidak sebanding dengan pembangunan jalan nasional. Padahal, banyak jalan nasional memerlukan perhatian pemerintah untuk diperbaiki.

“Indonesia sudah punya jalan sepanjang 530.000 km. Yang diaspal baru 270.000 km. Berapa persen yang diaspal. Masih ada 44% belum diaspal justru jalan yang diperlukan masyarakat. Itu data dari Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum,” kata Ledia di Media Center Prabowo-Sandi di Jakarta Selatan, Minggu (17/2).

Menurut Ledia, jalan nasional paling dibutuhkan oleh masyarakat dibanding jalan tol yang dibangun era Jokowi. Karena belum dirasakan oleh banyak masyarakat, menurut Ledia, keberpihakan Jokowi pada masyarakat masih minim.

Selain itu, jalan tol yang jadi jualan pasangan nomor urut 01 selama ini telah dibangun oleh pihak swasta. Akibatnya, masyarakat tidak diuntungkan dari pembangunan infrastruktur.

"Jalan tol jadi favorit program Jokowi. Tapi jalan tol yang bangun swasta," kata Ledia.

Sementara itu, Ledia menilai, Prabowo memiliki basis yang kuat untuk menunjukkan posisi keberpihakannya kepada kepentingan masyarakat.

"Justru yang lebih penting mana keberpihakan kepada masyakat, membangun jalan negara yang belum diaspal. Ini perlu dipahami," ujar dia.

Sponsored

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, mengungkapkan telah membangun banyak jalan. Selain itu, juga pelabuhan dan Bandara. Itu dilakukan agar konektivitas antar pulau dan kota tersambung dengan baik.

"Saya kira dalam empat tahun ini telah kita bangun banyak sekali jalan tol, pelabuhan baru maupun pengembangan, Bandara baru maupun pengembangan. Dengan begitu mobiltas orang dan barang semakin cepat. Daya saing kita tanpa menbangun ini lupakan," kata Jokowi.

Ia juga akan konsisten untuk membangun infrastruktur demi konektivitas ini, inilah pentingnya pembangunan infrastruktur selain sumber daya manusia.

Berita Lainnya