logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi kalah di Madura, TKD pilih tunggu hasil akhir

TKD Jawa Timur optimistis Jokowi bisa kuasai Madura dengan bantuan kepala daerah dan caleg yang akan kampanye dari rumah ke rumah.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Selasa, 12 Feb 2019 07:05 WIB
Jokowi kalah di Madura, TKD pilih tunggu hasil akhir

Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin di Provinsi Jawa Timur tak mempercayai hasil survei sejumlah lembaga yang menyatakan pasangan dari nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin kalah di Madura.

Wakil Sekretaris TKD Jawa Timur, Sri Untari, enggan menanggapi hal tersebut secara serius. Bersama timnya, ia lebih memilih menunggu hasil akhir dari pemungutan suara yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang ketimbang percayai hasil survei. 

“Maka itu, sebaiknya tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa Jokowi-Ma'ruf akan kalah di Madura. Tunggu hasil akhirnya saja,” kata Sri Untari, di Surabaya, Jawa Timur.

Meski hasil survei menunjukkan kekalahan, Sri Untari tetap optimistis pada pemilihan nanti Joko Widodo-Ma’ruf Amin bisa menguasai Madura. Alasannya, saat ini sejumlah kepala daerah di pulau garam itu merupakan berasal dari partai koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. 

Sebut saja Bupati Pamekasan, Badrut Tamam. Ia merupakan Sekretaris DPW PKB Jawa Timur. Lalu Bupati Sampang, Slamet Junaidi yang berasal dari Partai Nasdem. Serta Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Abuya Busro Karim-Ahmad Fauzi yang diusung dari PKB-PDI Perjuangan.

Dengan adanya mereka, Sri Untari yakin sosialisasi kepada masyarakat Madura untuk memilih pasangan Jokowi-Maruf Amin akan dilakukan secara optimal. Begitu juga pergerakan calon legislatif di sana yang juga bakal mensosialisasikan Jokowi-Ma'ruf kepada masyarakat karena telah dibekali alasan untuk memilih pasangan dari nomer 01 itu. 

"Para caleg akan mendatangi rumah ke rumah mengenalkan pasangan nomor urut 01," tuturnya. 

Sebelumnya, dalam survei yang dilakukan The Initiative Institute pada Desember 2018 menyatakan pasangan Prabowo-Sandi unggul di sejumlah daerah di Madura, seperti Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan, dengan angka 43%. Sedangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan angka 20,5%. 

Sponsored

Demikian pula dengan survei yang dilakukan Surabaya Survei Center. Dalam rilis hasil survei pada Januari 2019, menyatakan posisi perolehan suara Pilpres 2019 belum berubah, masih seperti 2014 silam. Prabowo yang kali ini berdampingan dengan Sandiaga Uno masih menguasai perolehan suara sebanyak 53,6%. Sedangkan Jokowi-Maruf Amin 39,1%. 

"Tapi saya yakin 2014 berbeda dengan 2019, sehingga kalau di survei begitu itu (masih unggul Prabowo). Tapi ditunggu hasil akhir saja," katanya.

Meski hasil survei Prabowo menang, Sri Untari tetap optimistis Jokowi-Ma'ruf bakal memenangi Jawa Timur. Asumsinya, masih ada 25% yang disebut belum memilih, namun akan memutuskan pilihannya kepada Jokowi.