sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi-Ma’ruf Amin menang telak di Singapura

Pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul 36.111 suara atas Prabowo-Sandi.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Minggu, 05 Mei 2019 23:40 WIB
Jokowi-Ma’ruf Amin menang telak di Singapura

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, menang telak di Singapura. Kemenangan Jokowi-Ma’ruf atas paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto, resmi setelah Panitia Penyelenggara Luar Negeri (PPLN) Singapura melakukan rekapitulasi penghitungan suara luar negeri pada Minggu (5/5).

Ketua PPLN Singapura, David Saragih, mengatakan jumlah suara sah pada Pemilu 2019 di Singapura sebanyak 47.991. Kemudian suara tidak sah ada 491 suara. Dengan demikian, jika dijumlahkan antara suara sah dan tidak sah sebanyak 48.402 suara.

Dari jumlah suara tersebut, David mengungkapkan, pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh 42.011 suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga Uno memperoleh 5.900 suara.

Selain menang di Singapura, pasangan Jokowi-Ma’ruf juga menang di Brunei Darusalam dengan meraih 8.051 suara. Sementara itu, pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh 3.560 suara.

Ketua Panitia Penyelenggara Luar Negeri (PPLN) Bandar Seri Begawan, Ahmad Dhofir, menyampaikan total suara sah dalam pemilihan umum di Bandar Seri Begawan sebanyak 11.611 suara. Kemudian suara tidak sah ada sebanyak 198 suara.

"Total seluruh suara sah dan tak sah 11.809," kata Dhofir.

Adapun total Warga Negara Indonesia pemegang hak pilih di Brunei Darussalam tercatat sebanyak 24.614 orang. Rinciannya, yakni 18.215 orang merupakan daftar pemilih tetap, tujuh orang daftar pemilih tambahan dan 6.392 orang daftar pemilih khusus.

Tak hanya itu, Jokowi-Mar'uf Amin juga menang telak di Hongkong. Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, paslon nomor urut 01 itu memperoleh suara enam kali lebih banyak dari Prabowo-Sandiaga Uno. 

Sponsored

"Perolehan suara pasangan calon nomor urut 01 yakni 38.945 suara, sedangkan pasangan calon nomor urut 02 yakni 5.967 suara," ujar Ketua Panitia Penyelenggara Luar Negeri (PPLN) Hong Kong Suganda Supranto.

Berdasarkan data KPU, terdapat 181.009 WNI di Hongkong yang terdaftar sebagai pemilih. Mereka tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK). Namun hanya 45.464 orang yang menggunakan hak pilihnya.

Terdapat 46.510 surat suara dari total 183.914 surat suara yang digunakan di wilayah PPLN Hongkong. Sebanyak 9.970 surat suara via pos tak kembali, sekitar 2.238 dikirim kembali ke PPLN dan 124.997 surat suara tak terpakai.

Menurut Ketua KPU RI, Arief Budiman, pihaknya optimistis rekapitulasi penghitungan surat suara pemilu luar negeri akan tuntas pada 8 Mei 2019. (Ant)

Berita Lainnya