logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi sebut bakal menang mudah di Sumatera Utara

Dalam hitung-hitungannya, Jokowi meyakini telah mengkalkulasi bakal memperoleh suara di atas 65%.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Sabtu, 06 Apr 2019 01:14 WIB
Jokowi sebut bakal menang mudah di Sumatera Utara

Calon presiden dari nomor urut 01, Joko Widodo, mengatakan bakal menang mudah di Sumatera Utara pada Pemilu 2019. Hal tersebut diungkapkan bekas Gubernur DKI Jakarta itu dalam lawatan politiknya di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat, (6/4).

Dalam pidatonya di sebuah gedung olahraga itu, Jokowi mengklaim telah memiliki data perolehan suara di sejumlah kabupaten di Sumatera Utara. Berdasarkan hitung-hitungannya, pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin bakal mengantongi suara lebih dari 65%.

“Saya meyakini hitung-hitungan kalkulasi kita di atas 65%. Itu bukan barang yang sulit. Ini merupakan barang yang mudah,” kata Jokowi di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat, (6/4).

Untuk dapat meraup suara tersebut, Jokowi mengingatkan kepada kader partai penyokongnya, relawan dan massa pendukungnya untuk tetap solid dan bekerja keras dalam mengkampanyekan dirinya dan Ma’ruf Amin sebagai salah satu kandidat capres dan cawapres di Pemilu 2019 ini. 

“Waktu kita tinggal 13 hari lagi. Kita harus bekerja keras,” kata Jokowi.

Selain mendorong dan menggerakkan para pendukungnya untuk bekerja ekstra, Jokowi lebih lanjut, mengampanyekan program andalannya, yakni 3 kartu sakti yang terdiri atas Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah, Kartu Pra Kerja.

Adapun KIP Kuliah, Jokowi menjelaskan, diperuntukkan bagi lulusan siswa SMA dan SMK yang ingin meneruskan kuliah, maka akan diberikan beasiswa melalui kartu tersebut. Kartu itu berlaku untuk akademi, perguruan tinggi, dan universitas. Juga berlaku baik untuk di luar negeri maupun di dalam negeri. 

Kemudian, Jokowi melanjutkan, Kartu Pra Kerja juga diperuntukkan bagi lulusan siswa SMA dan SMK maupun yang belum bekerja. Tujuannya, agar mereka bisa mengikuti program pelatihan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Untuk di dalam negeri, pelatihan akan diberikan oleh kementerian dan lembaga swasta. Setelah mengikuti pelatihan itu, diharapkan bisa masuk ke dunia kerja.

Sponsored

Kalau belum mendapatkan pekerjaan, kata dia, dengan bermodal Kartu Pra Kerja nantinya pemilik kartu akan diberikan insentif honor setiap bulan. Namun Jokowi tak menjelaskan besaran honor yang akan diberikan nanti.

“Jadi, siapa yang suka Kartu Pra Kerja tunjuk jari? Kalau yang tak setuju silakan maju,” kata Jokowi.

Kemudian yang terakhir ada Kartu Sembako Murah. Kartu ini diperuntukkan bagi ibu-ibu. Tujuannya agar para ibu bisa berbelanja dengan diskon yang besar seperti beras, minyak, gula, telur dan lain-lain. Dengan begitu, diharapkan gizi anak-anak Indonesia bisa terpenuhi. 

Namun demikian, kata Jokowi, ketiga kartu tersebut baru bisa digunakan pada tahun depan atau 2020. Dengan catatan, Jokowi-Ma’ruf Amin memenangi Pilpres 2019. 

“Mengapa demikian, karena ini adalah programnya capres. Anggarannya sudah direncanakan pada tahun ini. Tahun depan baru bisa keluar kartu-kartu ini,” kata Jokowi.