logo alinea.id logo alinea.id

Kawal gugatan Prabowo-Sandi, KSPI siapkan rangkaian aksi unjuk rasa

Aksi unjuk rasa bakal digelar berbarengan dengan sidang-sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di MK.

Robertus Rony Setiawan
Robertus Rony Setiawan Senin, 27 Mei 2019 14:47 WIB
Kawal gugatan Prabowo-Sandi, KSPI siapkan rangkaian aksi unjuk rasa

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi unjuk rasa pada persidangan-persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, ribuan buruh bakal hadir dalam rangkaian aksi unjuk rasa tersebut.

"KSPI resmi mendukung langkah konstitusional yang telah dijalankan (Prabowo-Sandi). Dalam setiap sidang PHPU, kami akan mengawal dengan aksi-aksi. Ini aksi konstitusional. Akan ada ribuan buruh yang datang," ujar Said dalam konferensi pers di Hotel Mega Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Said mengatakan, kelompok buruh akan mengikuti aturan yang termaktub UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dalam menggelar aksi unjuk rasa. "Kami akan mendata lebih dahulu siapa-siapa anggota kami yang akan ikut dari seluruh Indonesia lalu kami sampaikan izin ke Kapolri," kata Said. 

Lebih jauh, ia juga meminta agar kepolisian tidak memblokade akses jalan ke Gedung MK demi memudahkan mobilitas peserta aksi unjuk rasa. "Dalam aturan yang berlaku, hanya Istana Negara yang boleh ada blokade sejauh 100 meter dari lokasi. Demonstrasi itu bagian dari demokrasi," ujar Said.

Sponsored

Kubu Prabowo-Sandi mengajukan permohonan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke MK, Jumat (24/5) lalu. MK dijadwalkan untuk meregristasinya pada 11 Juni 2019. Setelah itu, MK akan menggelar sidang perkara tersebut pada 14, 17, dan 24 Juni.