logo alinea.id logo alinea.id

Klarifikasi salah data, Jokowi tunjukkan sikap kenegarawanan

Jokowi mengklarifikasi pernyataannya soal kebakaran hutan dan lahan saat debat pilpres.

Christian D Simbolon
Christian D Simbolon Selasa, 19 Feb 2019 22:05 WIB
Klarifikasi salah data, Jokowi tunjukkan sikap kenegarawanan

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno mengapresiasi langkah calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengklarifikasi kesalahannya mengutip data dalam debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (17/2) lalu. Menurut Adi, Jokowi menunjukkan sikap kenegarawanan. 

"Pak Jokowi sudah menunjukkan sikap gentlemen. Dia mengklarifikasi, menyampaikan kepada publik bahwa dia salah dalam mengutip data. Bukan tidak ada kebakaran lahan tapi rating angka kebakaran berkurang drastis. Ini layak diapresiasi. Tidak apriori, merasa menang sendiri, dan tidak pernah merasa salah," kata Adi di Jakarta, Selasa (19/2)

Sebelumnya, Jokowi mengklarifikasi pernyataannya soal kebakaran hutan dan lahan saat debat. Menurut Jokowi, maksud pernyataan dia di debat kemarin bukan berarti tidak ada kebakaran selama tiga tahun terakhir, namun angkanya turun drastis sejak 2015 sampai 2018.

Jokowi menegaskan setelah pemerintah berhasil menekan kasus kebakaran hutan dan lahan, tak ada lagi isu pesawat yang tak bisa mendarat di bandara. Selain itu, negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia juga tak lagi mengeluhkan soal gangguan asap akibat kebakaran hutan.

Mengenai kritik pendukung pasangan calon Prabowo-Sandi ihwal banyaknya kesalahan data yang disampaikan Jokowi pada debat, Adi mengatakan, sebagai manusia biasa wajar Jokowi menyampaikan data yang sedikit keliru. Pasalnya, debat memiliki durasi panjang dan sulit bagi kandidat untuk tak melenceng ketika mengutip data. 

"Karena banyak hal yang harus diingat, ada empat isu krusial yang semua itu sangat membutuhkan backup data. Jadi wajar kalau kepleset atau ada penyebutan data yang agak keliru. Yang penting kan ada upaya untuk menjelaskan kepada publik bahwa data itu sudah ditampilkan, meski kemudian dikoreksi," katanya. 

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Zuhairi Misrawi, mengatakan secara umum data-data yang disampaikan Jokowi itu mendekati kebenaran. 

"Artinya Presiden telah bekerja semaksimal mungkin untuk mengatasi kebakaran hutan, impor. Pak Jokowi juga menekankan bahwa tidak semudah membalikan telapak tangan untuk perubahan yang betul-betul drastis," ujarnya. 

Sponsored

Zuhairi melanjutkan, harus diakui banyak perkembangan yang meyakinkan bahwa pemerintahan Jokowi benar-benar bekerja, baik di sektor pangan, energi, maupun infrastruktur. 

"Ya itu kesalahan yang manusiawi (salah sebut data). Yang paling penting adalah rakyat sudah merasakan apa yang dikerjakan oleh Presiden Jokowi," ucap politikus PDI Perjuangan itu. (Ant)