logo alinea.id logo alinea.id

KPU sayangkan pihak yang mengklaim kemenangan di Pemilu 2019

KPU anjurkan pada para peserta pemilu untuk tidak mengklaim kemenangan sebelum ada pengumuman resmi.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 18 Apr 2019 03:15 WIB
KPU sayangkan pihak yang mengklaim kemenangan di Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyayangkan adanya pihak yang mengklaim telah mendeklarasikan kemenangan pada pemilihan umum atau Pemilu 2019. Padahal, KPU belum mengumumkan hasil penghitungan suara secara resmi.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan deklarasi kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count merupakan hak masing-masing peserta pemilu. Namun demikian, ia menganjurkan kepada para peserta pemilu untuk tidak mengklaim kemenangan sebelum adanya pengumuman resmi.

“Ya sangat tidak dianjurkan. Kalau mengklaim itu memang hak dari masing-masing peserta pemilu. Tetapi, sebaiknya menunggu hasil resmi yang dikeluarkan oleh KPU,” kata Pramono di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (17/4).

Kendati demikian, dia meminta pada semua pihak untuk bisa sedikit lebih sabar menunggu hasil pengumuman real count. Adapun pernyataan kemenangan dapat dilakukan peserta pemilu setelah KPU menyelesaikan proses perhitungan suara.

"Diharapkan masyarakat dan peserta pemilu dapat bersabar untuk mengikuti proses perhitungan suara oleh KPU. Kita berharap klaim-klaim kemenangan itu dilakukan setelah hasil resmi yang dikeluarkan oleh KPU," ujarnya.

Lebih lanjut, Pramono mengimbau para peserta pemilu untuk tidak mengeluarkan penyataan provokatif yang dapat memancing konflik di masyarakat. Selain itu, dia meminta agar para peserta pemilu dapat memastikan pendukungnya untuk lebih tenang sembari menunggu hasil pengumuman resmi.

"Kami juga mengimbau pendukung masing-masing calon diharap tetap menjaga ketenangan, ketertiban dan juga tidak melakukan kegiatan yang di luar koridor peraturan perundang-undangan," katanya.

Seperti diketahui, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sebelumnya mendeklarasikan kemenangan Pilpres 2019. Kemenangan itu diklaim diperoleh dari perhitungan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dengan perolehan suara 62%.

Sponsored

"Saya hanya ingin berikan update berdasarkan real count kita sudah berada di 62%. Ini adalah hasil real count dalam posisi lebih dari 320.000 TPS. Berarti sekitar 40%," kata Prabowo di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta.

Prabowo mengaku optimistis dengan hasil tersebut. Sebab, dia telah diberi masukan oleh banyak ahli statistik jika hasil tersebut tak akan banyak berubah. Meski demikian, Prabowo mengimbau kepada para pendukungnya untuk tetap tenang dan tetap fokus memantau kotak suara sampai benar-benar dipastikan penghitungannya selesai.

"Saya tetap minta semua relawan Prabowo-Sandi, semua anggota partai koalisi Indonesia Adil Makmur, PKS, PAN, Demokrat, Berkarya, dan Gerindra. Kader-kadernya dan yang utama emak-emak seluruh Indonesia, tolong jaga kotak suara. Kalau tadi pagi kita jaga TPS, sekarang kita jaga kotak suara kawal di kecamatan-kecamatan dan utama jaga C1," kata Prabowo.

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Minggu, 26 Mei 2019 02:15 WIB
Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Sabtu, 25 Mei 2019 11:56 WIB